“Malam Akhir Sahur 1447 H, Puluhan Remaja Diamankan: Polsek Pondok Gede Kirim Pesan Tegas dari Aula Jatimakmur”

Jaringannasional.com – Kota Bekasi.

Momentum malam akhir sahur di bulan Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran Polsek Pondok Gede untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Puluhan remaja yang terindikasi terlibat dalam aktivitas kenakalan diamankan dan langsung diberikan pembinaan secara intensif.Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung di aula Kantor Kelurahan Jatimakmur.

Wakapolsek Pondok Gede, AKP Kusnandar, turun langsung memberikan arahan tegas namun edukatif kepada para remaja. Dalam penyampaiannya, ia menyoroti maraknya kenakalan remaja di malam hari selama Ramadan, mulai dari aksi konvoi, balap liar, hingga potensi tawuran yang kerap meresahkan masyarakat.

Didampingi Kanit Binmas IPTU Pardi Prasetyo, para remaja diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga perilaku selama bulan suci. Ramadan, menurutnya, bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga momentum untuk memperbaiki akhlak dan menjauhi perbuatan yang melanggar hukum.“

Jangan jadikan malam sahur sebagai ajang kebebasan tanpa batas. Ini bulan suci, seharusnya diisi dengan hal positif, bukan kegiatan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas AKP Kusnandar di hadapan para remaja.

Sementara itu, Kapolsek Pondok Gede, KOMPOL Bambang, memberikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah sigap dan responsif dalam menjaga keamanan wilayah. Ia menilai langkah cepat dalam mengamankan sekaligus membina para remaja merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Penindakan ini bukan semata-mata represif, melainkan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas yang lebih besar. Kepolisian juga mengajak peran aktif orang tua dan lingkungan untuk bersama-sama mengawasi serta membimbing generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para remaja dapat mengambil pelajaran dan kembali ke lingkungan yang lebih positif, sehingga Ramadan benar-benar menjadi bulan pembinaan diri, bukan justru ajang pelanggaran.

Yusup Bahtiar