Headline: Momentum Kebangkitan Ekonomi, Mukota Kadin VI Kota Bekasi Resmi Dibuka: Usung Semangat Persatuan dan Kolaborasi Strategis

Jaringannasional.com [ ​BEKASI ] – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi menggelar Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI yang berlangsung khidmat dan meriah di Hotel Santika, Mega City Mall, Jalan Inspeksi Kalimalang, Margajaya, Bekasi. Mengusung tagline “Satu Kadin untuk Bekasi Keren“, ajang lima tahunan ini menjadi tonggak sejarah baru berakhirnya dualisme organisasi dan dimulainya era kolaborasi erat dengan pemerintah daerah.

​Acara dibuka dengan keindahan budaya lokal melalui Tarian Lenggang Bekasi. Suasana religius pun menyelimuti ruangan saat Ketua MUI Kota Bekasi, KH Saripudin Siroj, memimpin doa pembuka, memohon keberkahan agar musyawarah berjalan lancar demi kemajuan dunia usaha di Kota Patriot.

Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Fariq Rusydi, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kedewasaan berorganisasi para pengusaha di Bekasi. Ia menegaskan bahwa Mukota kali ini sangat spesial karena menjadi momentum bersatunya para pelaku usaha.

​”Kadin Kota Bekasi telah membuktikan kedewasaannya. Dulu mungkin ada dinamika atau dualisme, tapi hari ini saya nyatakan itu sudah selesai. Bekasi adalah contoh bagi daerah lain bagaimana musyawarah bisa berjalan kondusif,” ujar Almer.

Ia juga berpesan agar ketua terpilih nantinya mampu mengayomi seluruh Anggota Luar Biasa (ALB) dan menjaga kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.

​Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, yang hadir sekaligus membuka acara secara simbolis dengan membunyikan angklung, menyatakan rasa bangganya atas persatuan Kadin.

​”Kami dari Pemerintah Kota Bekasi siap berkolaborasi. Salah satu fokus ke depan adalah mendorong sertifikasi halal bagi ribuan UMKM. Kami butuh kekuatan lembaga Kadin untuk merealisasikan ini agar produk lokal kita lebih berdaya saing,” tegas Abdul Harris.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, menekankan pentingnya penguatan pengusaha daerah. Ia berharap Kadin menjadi motor penggerak dalam mengentaskan pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja.

​”Kadin harus mendorong penguatan pengusaha daerah. Tanpa sinergi dengan Kadin, pemerintah tidak bisa sendirian menyelesaikan masalah pengangguran. Pemberdayaan ribuan UMKM di Bekasi sangat krusial untuk meningkatkan ekonomi daerah,” kata Sardi.

Ketua Panitia Pelaksana, Aji Ali Sabana, menjelaskan bahwa Mukota VI ini merupakan puncak dari prosesi pemilihan ketua untuk periode 2026-2031. Ia merinci bahwa meski anggota aktif yang memiliki KTA saat ini berjumlah sekitar 100-an, namun basis massa pengusaha yang bernaung di bawah Kadin mencapai ribuan.

​”Output utama hari ini adalah estafet kepemimpinan. Harapan kami, ketua baru nanti bisa membawa Kadin lebih bersinergi dalam program pemerintah yang bersumber dari APBD serta menjadi penopang pemulihan ekonomi,” jelas Aji saat diwawancarai oleh media jaringannasional.com.

​Aji juga menegaskan bahwa Kadin tidak akan memberikan ruang bagi konflik di Kota Bekasi. “Saya jamin, fokus kita adalah kemanfaatan untuk masyarakat dan kemajuan dunia usaha,” tambahnya.

​Melalui Mukota ke-VI ini, Kadin Kota Bekasi diharapkan mampu melahirkan nakhoda baru yang inovatif, yang tidak hanya memikirkan kepentingan usaha semata, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Kota Bekasi menuju kota yang lebih maju dan berdaya saing global.(Nizar)