JAKARTA | jaringannasional.com — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian operasional sejumlah rute pengumpan (feeder) yang melayani kawasan rumah susun sewa (rusun) di wilayah DKI Jakarta. Penataan tersebut mulai berlaku Sabtu (26/9/2026).
Penyesuaian dilakukan melalui penggabungan, pengalihan, hingga penghentian sejumlah rute. Transjakarta menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari optimalisasi penempatan armada agar kapasitas dan konektivitas layanan tetap terjaga.
Salah satu perubahan diterapkan pada rute 9F dan 3C yang melayani kawasan Rusun Kapuk Muara dan Rusun Tambora. Kedua layanan tersebut digabungkan dalam satu pola operasi.
Meski terjadi penggabungan rute, penghuni Rusun Tambora tetap mendapatkan akses langsung menuju Halte Penjaringan melalui layanan keberangkatan khusus dari kawasan rusun.
Penyesuaian juga diterapkan pada rute 12H dan 12C yang menghubungkan Rusun Waduk Pluit dengan Rusun Penjaringan. Untuk menjaga akses mobilitas warga, Transjakarta menyiapkan armada dari Rusun Penjaringan yang beroperasi langsung menuju Halte Penjaringan.
Sementara itu, Transjakarta menghentikan operasional rute 10A dengan trayek Rusun Marunda–Tanjung Priok. Armada yang sebelumnya digunakan pada rute tersebut dialihkan untuk memperkuat operasional rute 12F dan layanan mikrotrans JAK.15.
Pengalihan armada tersebut ditujukan untuk menekan waktu tunggu penumpang (headway) sekaligus meningkatkan kapasitas angkut pada rute alternatif.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, mengatakan perubahan pola operasional tersebut merupakan bagian dari penataan penempatan armada dan bukan pengurangan dukungan transportasi bagi masyarakat penghuni rusun.
“Yang kami lakukan adalah menata kembali penempatan armada dan pola layanan, bukan mengurangi dukungan transportasi bagi warga rusun. Kami tetap memastikan perjalanan masyarakat berlangsung nyaman dan aksesnya tetap terhubung,” kata Ayu dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Menurut Ayu, pengalihan armada dari rute yang dihentikan ke sejumlah rute alternatif dilakukan agar pemanfaatan jaringan transportasi tetap optimal dan sesuai dengan kebutuhan perjalanan masyarakat.
Transjakarta juga mengimbau pengguna jasa yang selama ini beraktivitas dari dan menuju kawasan rusun untuk menyesuaikan rencana perjalanan dengan pola layanan terbaru.
Informasi mengenai perubahan dan pembaruan rute dapat dipantau melalui aplikasi TJ: Transjakarta serta akun media sosial resmi PT Transjakarta.
Red/JN)sumber : Rilis diskominfo













