Jaringannasional.com – Sukabumi.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Dapur SPPG Bojong Longok 2 kembali menyasar peserta didik di SDN Ciburial, Kampung Ciburial RT 02/07, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.
Sebanyak 253 siswa menerima manfaat program tersebut pada Rabu (7/10/2026).Pelaksanaan MBG berlangsung tertib.
Antusiasme siswa terlihat saat makanan dibagikan di lingkungan sekolah. Program tersebut tidak hanya dipandang sebagai pemberian makanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak usia sekolah yang diharapkan berdampak terhadap kesehatan, konsentrasi, dan kesiapan siswa mengikuti pembelajaran.
Pihak sekolah menilai keberhasilan program MBG tidak cukup hanya dilihat dari tersalurnya makanan kepada siswa. Kualitas menu, kandungan gizi, kebersihan, ketepatan distribusi, serta komunikasi antara sekolah dan pengelola SPPG menjadi faktor penting yang harus terus dijaga.
Guru SDN Ciburial, Sunandan, mengatakan para siswa menyambut positif pelaksanaan MBG.“Siswa-siswi di sekolah sangat antusias dengan adanya MBG. Sangat membantu,” ujar Sunandan.
Menurutnya, menu yang diterima siswa telah memenuhi standar yang diharapkan. Pihak sekolah juga terus membangun komunikasi dengan pengelola SPPG Bojong Longok 2, Bagas Akbar Gumelar, agar pelaksanaan program berjalan baik dan kualitas makanan tetap terjaga.
“Untuk menu sudah standar. Alhamdulillah, pihak sekolah dan SPPG Bojong Longok 2, Bagas Akbar Gumelar, selalu menjalin komunikasi dengan baik. Mudah-mudahan kualitasnya selalu dijaga,” katanya.
Sunandan menegaskan, perhatian terhadap kualitas harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MBG karena program tersebut menyangkut kebutuhan dasar anak-anak di sekolah.
“Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sejak usia sekolah,” tambahnya.
Ia berharap keberadaan MBG tidak berhenti pada aspek pemberian makanan, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kesehatan dan proses pendidikan siswa.“Dengan adanya MBG, diharapkan siswa dapat lebih fokus, sehat, dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah,” lanjutnya.
Pantauan di lokasi, para siswa menerima makanan secara tertib dan antusias. Momentum pembagian MBG juga menjadi sarana untuk membangun kebiasaan disiplin, tertib, serta kepedulian terhadap sesama di lingkungan sekolah.Lebih jauh, keberlanjutan program MBG membutuhkan pengawasan bersama.
Sekolah, pengelola SPPG, orang tua, dan pemangku kepentingan terkait memiliki peran dalam memastikan makanan yang diterima siswa tetap memenuhi standar keamanan, kebersihan, kelayakan, dan kebutuhan gizi.SDN Ciburial berharap program tersebut dapat terus berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
Dengan 253 siswa sebagai penerima manfaat, MBG diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, disiplin, dan berkarakter, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dari bangku sekolah dasar.
Dede












