Jaringannasional.com – Sukabumi
Kebakaran melanda lahan perkebunan kelapa sawit milik PTPN VIII Parakansalak di Kampung Sindang Lengo, RT 26/RW 11, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (27/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut diketahui warga sekitar pukul 18.30 WIB. Api terlihat membesar dari arah kawasan perkebunan dan kemudian dilaporkan kepada pemerintah setempat.
Ketua RW 11, Slamet, mengatakan, berdasarkan informasi awal dari warga, api diduga berasal dari tumpukan sampah yang berada di area perkebunan
“Diduga api berasal dari tumpukan sampah yang ada di area lahan perkebunan kelapa sawit,” ujar Slamet.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jujun Juaeni mengatakan, setelah menerima laporan, petugas gabungan bersama masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Unsur yang terlibat antara lain Forkopimcam, P2BK, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, TNI/Polri, serta warga setempat.
“Setelah menerima laporan warga, kami petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri serta unsur pemerintah desa dan kecamatan dibantu warga langsung melakukan evakuasi cepat,” kata Jujun.
Berdasarkan pendataan awal, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 500 meter persegi, dengan sekitar 200 pohon kelapa sawit terdampak.
Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya dengan melibatkan warga. Berkat respons cepat tersebut, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area perkebunan lainnya.
Meski api telah padam, petugas bersama warga masih melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar titik kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas bersama warga masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala dan merembet ke area perkebunan lainnya,” ujar Jujun.
Hingga Minggu malam, situasi di lokasi dilaporkan mulai terkendali. Petugas tetap melakukan pemantauan guna memastikan tidak terdapat titik api baru.
Penyebab pasti kebakaran masih berdasarkan dugaan awal dari keterangan warga dan perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Dede













