Jaringannasional.com [ KEEROM ] – Di tengah belantara Papua yang menantang, semangat para prajurit Yonif 643/Wns mendadak berkobar. Kehadiran Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menjadi suntikan moril luar biasa bagi mereka yang tengah menjaga kedaulatan di tapal batas RI-PNG, Kamis (19/2).
Bukan sekadar kunjungan formalitas, kehadiran Pangdam adalah bentuk apresiasi nyata. “Tugas operasi adalah kehormatan tertinggi bagi seorang prajurit,” tegas Mayjen TNI Novi di hadapan pasukannya.
Beliau memuji dedikasi para prajurit yang tidak hanya menjaga patok batas, tapi juga menjadi “malaikat penolong” bagi warga Kabupaten Keerom melalui berbagai aksi sosial, mulai dari rehabilitasi sekolah hingga pemberian beasiswa.
Dalam laporannya, Letkol Inf Adhi Sumarno memaparkan keberhasilan pasukannya dalam memutus rantai peredaran ganja, penyitaan amunisi, hingga penggagalan upaya pengiriman atribut separatis yang diduga akan digunakan untuk aksi provokasi.
Mendengar capaian tersebut, Mayjen TNI Novi memberikan pesan tegas:
”Jadilah solusi bagi kesulitan rakyat, tapi jangan pernah lengah. Keberhasilan tidak datang cuma-cuma, ia milik mereka yang bersungguh-sungguh dan melibatkan Tuhan dalam setiap langkah.”
Pangdam menekankan pentingnya zero violation (nol pelanggaran) dan kewaspadaan tinggi demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan yang rawan.
Dansatgas Yonif 643/Wns, Letkol Inf Adhi Sumarno, mengungkapkan rasa bangganya. Menurutnya, kehadiran pimpinan tertinggi Kodam XII/Tpr ini adalah bukti bahwa mereka tidak sendirian berjuang di rimba Papua.
sumber: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 463/WNS













