Transformasi Jadi Parpol, DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Bekasi Serahkan SK Kepengurusan di 12 Kecamatan

​Jaringannasional.com [ BEKASI ] – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat Kota Bekasi resmi menggelar rapat koordinasi internal sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Bekasi pada Sabtu, 7 Februari 2026.

​Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi yang sebelumnya berbentuk Ormas kini telah bertransformasi penuh menjadi Partai Politik.

​Sekretaris DPD Kota Bekasi, Fista Devi, saat membuka acara menegaskan bahwa terbitnya SK ini adalah instruksi bagi seluruh Ketua DPC di tingkat kecamatan untuk segera bergerak.

​”Pertemuan ini menindaklanjuti transformasi kita menjadi partai politik. Dengan SK di tangan, seluruh Ketua DPC diinstruksikan segera menancapkan bendera Partai Gerakan Rakyat di wilayah masing-masing,” ujar Fista.

​Penyerahan SK secara resmi dilakukan oleh Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Bekasi, Nanang Kosim, didampingi Wakil Ketua DPD gerakan rakyat, yulnizar Perabujaya.

Dalam arahannya, Nanang meminta seluruh jajaran untuk berpacu dengan waktu dalam memperkuat struktur hingga akar rumput.

​”Segera bentuk struktur di tingkat kelurahan hingga RT/RW, serta urus surat keterangan domisili kantor sekretariat kecamatan. Tidak ada keraguan lagi untuk bersosialisasi berdasarkan prinsip dasar Panca Karsa,” tegas Nanang

​Hadir sebagai motivator, Ketua DPD Kota Depok, Lukita, menekankan pentingnya pemetaan wilayah yang akurat. Ia mengingatkan kader bahwa kerja nyata di lapangan akan menjadi tolok ukur prioritas pencalonan legislatif (DPRD) di tahun 2029 mendatang.

​”DPC harus tahu peta wilayahnya. Dekati tokoh masyarakat untuk berjuang bersama mengantarkan Anies Baswedan menjadi pemimpin Republik ini. Pra-pencalegan dimulai Juni 2026, jangan lengah!” seru Lukita.

​Senada dengan itu, Ketua DPD Kabupaten Bogor, Yandri, menegaskan bahwa militansi kader harus dibangun di atas hati nurani, bukan karena kepentingan segelintir orang.
​”Partai ini bukan partai dinasti maupun oligarki. Partai ini dibangun oleh rakyat karena semangat perjuangan Anies Baswedan,” pungkasnya.

​Rapat koordinasi ini ditutup dengan penekanan bahwa DPC adalah ujung tombak perjuangan. Soliditas akar bawah dianggap sebagai kunci kemenangan mutlak, di mana realisasi kerja nyata di lapangan harus lebih besar daripada sekadar proyeksi angka di atas kertas.(Npm)