Jaringannasional.com [ TANJUNGPINANG ] – Sektor perikanan kini tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai penggerak ekonomi semata, melainkan mulai dilirik sebagai ruang belajar strategis bagi generasi muda.
Hal ini terungkap saat Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke tambak udang PT Winwin Shrimp di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, bersama jajaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan potensi penyerapan tenaga kerja sekaligus mendorong kolaborasi antara dunia industri perikanan dengan institusi pendidikan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan bahwa sudah saatnya skema pemagangan di Indonesia mengalami transformasi. Menurutnya, program magang jangan hanya terpaku pada sektor formal atau perkantoran saja.
“Tambak udang, pertanian, hingga peternakan memiliki potensi luar biasa untuk menarik minat anak muda. Kita ingin mereka melihat bahwa sektor-sektor ini adalah bidang yang menjanjikan secara ekonomi dan karier,” ujar Nihayatul.
Ia mendorong adanya keterlibatan aktif dari pihak kampus untuk mengirimkan mahasiswa dalam program magang di sektor ini. Dengan terjun langsung ke lapangan, generasi muda diharapkan mendapatkan pengalaman praktis yang tidak didapatkan di bangku kuliah.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih, menyoroti pentingnya praktik langsung sebagai modal kemandirian. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang tata kelola tambak dapat menjadi bekal bagi pemuda untuk berwirausaha.
Beberapa poin penting yang menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut antara lain:
1. Diversifikasi Ekonomi: Pemanfaatan hasil perikanan untuk sektor UMKM.
2. Penerapan Teknologi: Modernisasi tambak untuk efisiensi produksi.
3. Kemandirian Pemuda: Menciptakan pengusaha baru (entrepreneur) di bidang akuakultur.
“Dari tambak hingga industri turunan berbasis perikanan, masa depan ekonomi kita ada di sini. Saatnya anak muda berani terjun dan melihat potensi besar di sektor lokal kita sendiri,” tegas Teti.
Kehadiran pihak Kemenaker dalam peninjauan ini diharapkan mampu mempercepat regulasi dan standarisasi kompetensi bagi tenaga kerja di sektor perikanan. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, tambak udang seperti PT Winwin Shrimp diharapkan dapat menjadi pilot project bagi pusat pelatihan kerja berbasis potensi daerah.
DPR RI berharap, melalui kolaborasi lintas sektor ini, angka pengangguran muda dapat ditekan dengan mengalihkan fokus mereka ke sektor-sektor produktif yang selama ini kurang terjamah oleh tenaga kerja terdidik.(Editor: Nizar p)












