Jaringannasional.com [ MANOKWARI, PAPUA BARAT ] — Personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari menunjukkan bahwa pengabdian kepada rakyat tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai spiritual.
Pada Minggu (26/04/2026), suasana khidmat menyelimuti Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, saat para prajurit TNI berbaur dengan masyarakat untuk melaksanakan ibadah Minggu bersama di Gereja Jemaat GKI Imanuel Asai.
Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Yohanes Uktolseya tersebut berlangsung penuh kekhusyukan. Kehadiran personel Satgas di tengah jemaat menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
”Kegiatan ini bukan sekadar bentuk ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, melainkan sarana mempererat tali persaudaraan antara prajurit dan warga di lokasi TMMD,” ujar perwakilan Satgas.
Di tengah padatnya target pembangunan infrastruktur dalam program TMMD Ke-128, penguatan spiritual dianggap sebagai pondasi penting. Melalui doa bersama, diharapkan seluruh anggota Satgas dan masyarakat diberikan:
- Kesehatan dan Keselamatan dalam bekerja.
- Kekuatan Lahir dan Batin untuk menuntaskan tugas.
- Semangat Dedikasi yang tak luntur oleh cuaca maupun medan.
Usai melaksanakan ibadah, para personel kembali menuju lokasi sasaran fisik dengan semangat yang telah terisi kembali. Program TMMD Ke-128 di Manokwari ini tidak hanya mengejar penyelesaian infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan keimanan masyarakat setempat.
Dengan langkah ini, Kodim 1801/Manokwari membuktikan bahwa pembangunan daerah tertinggal harus diawali dengan kebersamaan dan hati yang tulus.(Red*)












