Pantau Arus Mudik 2026 dari Udara, Wakapolri Pastikan Jalur Jakarta-Merak-Bakauheni Aman Terkendali

​Jaringannasional.com [ CILEGON, BANTEN ] – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Dedi Prasetyo, melakukan tinjauan langsung terhadap situasi arus mudik Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Peninjauan dilakukan melalui pantauan udara guna memastikan kelancaran pergerakan pemudik dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak, Banten, hingga Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

​Berdasarkan hasil pantauan udara, Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa arus lalu lintas di ruas tol Jakarta-Merak saat ini terpantau lancar tanpa kendala berarti. Situasi di dua titik krusial penyeberangan antar-pulau, yakni Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni, juga dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.

​”Kami baru saja memantau dari udara untuk melihat langsung dinamika di lapangan. Akses tol dari Jakarta menuju Merak terpantau lancar. Begitu juga dengan aktivitas di Pelabuhan Merak dan Bakauheni yang masih tertata rapi,” ujar Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Dalam kunjungannya, Wakapolri juga menyoroti langkah antisipatif yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Banten. Guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan, Polda Banten telah mengoptimalkan penggunaan aplikasi SIGER.

​Aplikasi ini memungkinkan petugas memantau titik-titik kepadatan secara real-time melalui jaringan CCTV. Data dari aplikasi SIGER akan menjadi acuan utama bagi petugas di lapangan untuk segera melakukan rekayasa lalu lintas (seperti contraflow atau delaying system) apabila terjadi indikasi kemacetan.

Selain memantau jalur darat dan laut, Wakapolri menyempatkan diri mendarat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel Polri. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan pelayanan humanis kepada masyarakat yang tengah melakukan perjalanan mudik.

​”Kami memastikan seluruh anggota di lapangan siap mengawal momen libur Idul Fitri 2026 ini agar masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan berkesan,” pungkasnya.

​Hingga hari ini , arus kendaraan menuju pelabuhan penyeberangan masih didominasi oleh kendaraan pribadi dan bus angkutan umum, dengan volume yang terus dipantau secara ketat oleh pihak kepolisian. (Npm)