Presiden menerima laporan mendalam dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengenai hasil penataan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang beroperasi di dalam kawasan hutan.
Pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan berkompromi terhadap aktivitas tambang yang menyalahi peruntukan lahan, terutama di area konservasi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa kementeriannya telah merampungkan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah IUP. Fokus utama pembersihan ini menyasar izin-izin yang berada di wilayah sensitif, antara lain:
- Kawasan Hutan LindungHutan KonservasiCagar Alam
Selain agenda “bersih-bersih” tambang, pertemuan tersebut juga membahas tindak lanjut strategis dari kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Rusia sebelumnya. Pemerintah Indonesia berencana memperluas cakrawala investasi di sektor energi dengan menggandeng Moskow.
Beberapa poin krusial dalam kerja sama investasi jangka panjang ini meliputi: Stabilitas Pasokan Energi, Memastikan ketersediaan energi nasional tetap terjaga.Pembangunan Infrastruktur: Peluang investasi strategis Rusia dalam pembangunan infrastruktur energi di tanah air.
”Pemerintah membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi energi yang mencakup pasokan hingga pembangunan infrastruktur strategis,” tambah Bahlil
Langkah ini dipandang sebagai upaya ganda pemerintah: di satu sisi memperketat pengawasan lingkungan di dalam negeri, dan di sisi lain memperkuat ketahanan energi melalui diplomasi internasional yang pragmatis. Editor: Nizar p
Sumber: BPMI Setpres













