Senyum Sumringah Warga Desa Bulak: Puluhan Tahun Menanti, Jalan Mulus Akhirnya Terwujud

MAGETAN | jaringannasional.com — Penantian panjang warga Desa Bulak, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, untuk mendapatkan akses jalan yang layak akhirnya berbuah lega. Ruas jalan penghubung yang selama hampir 22 tahun mengalami kerusakan kini telah selesai diperbaiki.

Sebagai bentuk rasa syukur, warga berkumpul di pertigaan Jalan Imam Bonjol, tepat di depan pos ronda, Jumat (2/10/2026) pagi. Mereka menggelar tradisi brokohan dengan menyajikan tumpeng, ayam panggang, urap, bothok, serta sejumlah jajanan tradisional.

Ruas jalan tersebut merupakan jalur inspeksi Pengairan Provinsi Kali Gandong Kerik. Selain menjadi akses aktivitas warga Desa Bulak, jalan itu menghubungkan Bulak dengan Desa Kincang Wetan, Kabupaten Madiun, sekaligus menjadi jalur alternatif menuju jalan utama Maospati–Madiun.

Sebelum diperbaiki, kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah. Menurut warga, ruas tersebut terakhir kali mendapatkan perbaikan pada 2004. Kerusakan berupa lubang di sejumlah titik bahkan kerap membahayakan pengendara sepeda motor.

Kepala Desa Bulak, Khoirul Ikhsan atau Ruli, mengatakan warga menyambut baik selesainya perbaikan jalan tersebut setelah menunggu bertahun-tahun.

“Warga sangat senang. Puluhan tahun jalan ini rusak tanpa ada perbaikan. Karena itu, pengerjaan jalan yang sekarang ini benar-benar kami syukuri,” ujar Ruli.

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro yang turut hadir dalam syukuran warga menjelaskan, penanganan ruas jalan tersebut sebelumnya terkendala status aset. Jalan belum tercatat secara resmi sebagai aset yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat.

Menurut Suyatni, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan koordinasi dan proses birokrasi yang cukup panjang, termasuk hingga tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Setelah proses tersebut dilalui, anggaran perbaikan akhirnya dapat dialokasikan.

“Jangan pernah menyerah jika menyangkut kepentingan masyarakat. Harus mau mencoba berbagai jalan, meskipun membutuhkan waktu lama dan menguras energi,” kata Suyatni.

Untuk memastikan ruas jalan tersebut mendapat pemeliharaan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Magetan juga berencana mengusulkan perubahan status jalan yang berada di wilayahnya menjadi jalan kabupaten.

Dengan perubahan status tersebut, pemeliharaan diharapkan dapat dilakukan secara berkala oleh perangkat daerah terkait. Sementara untuk ruas jalan yang berada di wilayah Kabupaten Madiun, koordinasi dengan pemerintah setempat akan terus dilakukan.

Bagi warga Desa Bulak, selesainya perbaikan jalan bukan hanya menghadirkan akses yang lebih nyaman. Infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Syukuran sederhana melalui tradisi brokohan pun menjadi penanda berakhirnya penantian panjang warga terhadap akses jalan yang lebih aman dan layak.

editor; Nzr /jn

sumber: Prokopimmagetan