MAGETAN | Jaringannasional.com — Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, meresmikan Lapangan Purbo Sentono Kebaran sekaligus membuka secara resmi gelaran Tawanganom Ekraf Festival 3 pada Jumat (25/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah mendorong peningkatan nilai efektivitas setiap kegiatan kemasyarakatan serta mempertegas penanganan masalah sampah lingkungan.
Dalam pidato pembukaannya, Kang Suyat menginstruksikan agar seluruh jajaran penyelenggara acara senantiasa melakukan penilaian berkala. Langkah ini dinilai penting untuk mengukur dampak nyata yang dihasilkan terhadap tingkat kesejahteraan warga sekitar.
“Setiap penyelenggaraan kegiatan harus ada evaluasinya. Kita harus tahu apa kekurangannya, apa dampaknya, dan nilai tambah apa yang bisa diberikan kepada masyarakat,” kata Kang Suyat.
Ia menambahkan, ketersediaan fasilitas olahraga seperti Lapangan Purbo Sentono memiliki peran multifungsi. Selain sebagai sarana kebugaran dan pendorong roda ekonomi lokal, area tersebut diharapkan mampu menjadi sarana interaksi sosial serta pusat hiburan warga. Kang Suyat pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta merawat infrastruktur yang telah dibangun.
Di sisi lain, isu kelestarian lingkungan menjadi sorotan utama dalam pengarahan tersebut. Pihaknya menginstruksikan agar fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di tingkat kelurahan dioptimalkan sesuai fungsinya dan tidak dibiarkan beralih peran menjadi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Guna mendukung penanganan sampah dari sumbernya, Pemerintah Kabupaten Magetan juga mulai menggalakkan edukasi sejak dini di lingkungan pendidikan. Para siswa diajak membiasakan diri membawa tempat makan dan botol minum (tumbler) pribadi ke sekolah demi menekan volume sampah plastik sekali pakai.
Melalui peresmian sarana olahraga dan pembukaan festival kreatif ini, warga Kebaran dan sekitarnya diharapkan dapat memanfaatkan ruang publik tersebut secara optimal untuk mengembangkan potensi ekonomi, wadah berkreasi, hingga mempererat tali silaturahmi.
(Red/JN)* Prokopim












