Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Sambut Kunjungan Kehormatan Admiral Saito Akira di Mabesal

Jaringannasional.com [ JAKARTA ]– Komitmen TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam menjaga stabilitas kawasan melalui diplomasi maritim semakin dipertegas. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan dari Chief of Staff of Japan’s Maritime Self-Defence Force (JMSDF), Admiral Saito Akira, di Admiral Room, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2).

​Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk mempererat hubungan strategis. Turut mendampingi Kasal dalam kesempatan tersebut antara lain Wakasal Laksdya TNI Erwin S. Aldedharna beserta jajaran pejabat utama Mabesal. Sementara Admiral Saito Akira hadir didampingi oleh sejumlah staf senior JMSDF.

​Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua pucuk pimpinan angkatan laut ini membahas sejumlah isu krusial terkait keamanan maritim di wilayah Indo-Pasifik. Beberapa poin kesepakatan yang menjadi fokus peningkatan kerja sama meliputi:
​Latihan Bersama (Joint Exercises): Peningkatan intensitas dan kualitas latihan antar-unsur kapal perang.
​Peningkatan SDM: Pertukaran personel dan program pendidikan untuk penguatan kapasitas prajurit. ​Stabilitas Regional: Kolaborasi aktif dalam menjaga, perdamaian dan keamanan jalur laut internasional.

​”TNI AL akan terus berperan aktif dalam diplomasi pertahanan maritim dengan mendorong implementasi kerja sama konkret yang saling menguntungkan,” ungkap Laksamana TNI Muhammad Ali.

​Selain menyambangi Mabesal, Admiral Saito Akira juga melakukan serangkaian agenda penting di Jakarta, di antaranya:
​Pertemuan dengan Menhan RI: Melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, di Kementerian Pertahanan.
​Kunjungan Kapal Perang: Meninjau langsung KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok. Kapal ini merupakan salah satu alutsista kebanggaan TNI AL yang baru saja menyelesaikan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB (Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL).

​Langkah proaktif ini menegaskan bahwa kemitraan strategis Indonesia–Jepang bukan sekadar simbolis, melainkan sebuah langkah nyata dalam menjaga kedaulatan dan kedamaian di lautan global. (Npm)

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut