Jaringannasional.com [ MAGETAN ]– Kemeriahan menyelimuti kompleks persekolahan TK dan SD Santa Maria Magetan pada Jumat (15/5/2026). Ratusan warga sekolah yang terdiri dari murid, guru, hingga orang tua murid tampak memadati area halaman untuk mengikuti Specta 2026, sebuah festival tahunan yang menjadi wadah kreativitas dan unjuk bakat siswa.
Agenda rutin tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Magetan, Nanik Endah Rusminiarti (Bunda Nanik). Kedatangan orang nomor satu di Magetan ini disambut dengan suguhan tari tradisional yang dibawakan oleh para siswa berprestasi, yang sekaligus memantik antusiasme seluruh peserta yang hadir.
Dukung Ketahanan Pangan Sejak Dini
Dalam rangkaian acara tersebut, Bupati Magetan berkesempatan meninjau kebun sayur sekolah. Didampingi oleh para guru, suster, dan perwakilan siswa, prosesi pemetikan hasil bumi dilakukan bersama-sama di area hijau tersebut.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa keberadaan kebun ini bukan sekadar pemanis lingkungan, melainkan medium pembelajaran konkret untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional. melalui aktivitas ini, anak-anak diajak untuk mengerti siklus alam sekaligus menumbuhkan kesadaran akan kemandirian pangan sejak dini.
Selain sektor agrikultur sekolah, pameran hasil karya seni serta panggung pentas seni juga menjadi daya tarik utama. Pihak pemerintah daerah pun melayangkan apresiasi atas komersialitas dan keberagaman kegiatan ekstrakurikuler di TK-SD Santa Maria, yang mencakup bidang olahraga seperti karate, bidang seni (lukis dan tari), kepramukaan, hingga pendalaman akademik seperti bimbingan matematika.
Tekankan Pentingnya Karakter dan Pengawasan Digital
Di sela-sela peninjauan, Bupati Magetan Bunda Nanik memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan generasi muda. Ia menegaskan bahwa kecerdasan akademik harus berjalan selaras dengan pembentukan moral yang kuat.
”Kegiatan pentas ini adalah untuk menggali potensi dan talenta anak-anak kita. Namun, pandai saja kalau tidak berkarakter itu tidak akan bisa menjadi apa yang kita harapkan. Karena itu, didiklah putra-putri kita menjadi anak yang berbudi pekerti luhur,” ujar Bunda Nanik.
Di akhir sambutannya, ia juga memberikan imbauan khusus kepada para orang tua murid mengenai tantangan pola asuh di era modern. Mengingat sebagian besar waktu anak dihabiskan di dalam rumah, para orang tua diminta untuk memperketat pengawasan dan membatasi durasi penggunaan gawai (gadget) demi menjaga tumbuh kembang anak yang sehat.
Editor Nizar, sumber: Prokopimmagetan












