Jaringannasional.com [ JAKARTA ] – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi meluncurkan layanan Transjabodetabek rute SH2 yang menghubungkan Terminal Blok M langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta. Peresmian dilakukan di Jalur 6 Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/3), sebagai langkah strategis pemerintah dalam menyediakan transportasi publik yang terintegrasi dan terjangkau.
Layanan direct service ini hadir untuk mempermudah mobilitas masyarakat dari kawasan Transit Oriented Development (TOD) Blok M menuju bandara tanpa perlu berganti moda transportasi.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menekankan pentingnya beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, mengingat volume penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai lebih dari 54,9 juta orang per tahun.
“Selama ini sekitar 70 hingga 80 persen masyarakat masih menggunakan kendaraan pribadi menuju bandara. Dengan rute SH2 ini, kami memberikan alternatif nyata yang jauh lebih efisien,” ujar Gubernur Pramono.
Sebagai bentuk sosialisasi dan menyambut momentum Idulfitri, Pemprov DKI menetapkan tarif promo sebesar Rp3.500 selama tiga bulan ke depan. Setelah masa evaluasi operasional, tarif akan disesuaikan pada kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000, angka yang tetap jauh lebih kompetitif dibandingkan moda transportasi lainnya:
Moda Transportasi Estimasi Tarif
Transjabodetabek SH2 Rp3.500 (Promo) / Rp10.000 – Rp15.000 (Normal), Transportasi Daring (GoCar/Grab) Rp127.500 – Rp155.500, Shuttle DAMRI ± Rp80.000
Taksi Konvensional (Blue Bird) ± Rp217.000 (Belum termasuk tol)
Layanan ini diprediksi akan melayani sekitar 1.900 hingga 2.000 penumpang setiap harinya. Berikut adalah detail operasional rute SH2:
- Armada: 14 unit bus.
- Jam Operasional: 05.00 – 22.00 WIB.
- Waktu Tunggu (Headway): 10 – 20 menit.
- Estimasi Perjalanan: 121 menit (Lintasan sepanjang 65,1 km).
- Titik Pemberhentian: 13 titik di wilayah Jakarta dan 10 titik di luar Jakarta.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang turut hadir dalam peresmian, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini. Mengingat Tangerang adalah wilayah penyangga dengan 2 juta penduduk yang mayoritas bekerja di Jakarta, rute ini diharapkan mampu mengurai titik-titik kemacetan di jalan tol maupun akses utama bandara.
”Tangerang adalah kota lintasan. Dengan hadirnya Transjabodetabek ini, beban kendaraan pribadi di jalan raya dapat berkurang signifikan,” ungkap Sachrudin.
Rute Perjalanan SH2
- Blok M ke Bandara: Terminal Blok M – Bundaran Senayan – FX Sudirman – GBK – DPR/MPR – Cengkareng Golf Club – Sewarna Foodhall – Terminal Kargo – Perkantoran Soekarno-Hatta.
- Bandara ke Blok M: Perkantoran Soekarno-Hatta – Stasiun KA Bandara – Imigrasi SHIA – Bundaran Kargo – Slipi – GBK – Summitmas – Terminal Blok M.
diharapkan degan dibukanya rute baru ini, akan lebih memudahkan mobilitas masyarakat kedepan. (Npm)












