JAKARTA Jaringannasional.com – Rumah Sakit Marinir Cilandak (RSMC) Jakarta Selatan terus mempertegas komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan prima bagi prajurit TNI maupun masyarakat umum. Memasuki usia ke-58 tahun, rumah sakit milik Korps Marinir TNI Angkatan Laut ini melakukan terobosan dengan melengkapi fasilitas medis mutakhir.
Dua fasilitas unggulan yang kini menjadi andalan adalah Unit Pengelola Darah (UPD) dan teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI) Non-Helium yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)
Komandan Rumkital Marinir Cilandak, Kolonel Laut (K) Drg. Muhamad Arifin, menyampaikan bahwa perjalanan 58 tahun RSMC merupakan bukti nyata bahwa keberadaan rumah sakit ini diterima dengan baik oleh masyarakat luas, melampaui fungsinya yang semula berfokus pada prajurit TNI AL dan Marinir.
”Di usia 58 tahun ini, RSMC terus berbenah melengkapi berbagai fasilitas baru. Hal ini dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan yang kami berikan semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Kolonel Arifin dalam peringatan HUT RSMC di Jakarta.
Salah satu inovasi strategis yang dihadirkan adalah Unit Pengelola Darah (UPD). Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat pelayanan donor, pengelolaan, hingga pendistribusian darah. Kehadiran UPD diharapkan mampu memperkuat ketersediaan stok darah di wilayah Jakarta, khususnya untuk kebutuhan internal rumah sakit dan keadaan darurat masyarakat.

Masyarakat yang ingin mendonorkan darah dapat langsung datang ke UPD RSMC setiap hari dengan jadwal sebagai berikut:
- Waktu Operasional: Setiap Hari
- Jam Layanan: 07.00 hingga 20.00 WIB
- Peruntukan: Pasien RSMC dan masyarakat umum yang membutuhkan.
Tak hanya layanan darah, RSMC juga melakukan lompatan teknologi dengan mengoperasikan MRI Non-Helium (bebas helium). Alat ini merupakan jenis terbaru yang menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan MRI konvensional.
Menurut Kolonel Arifin, penggunaan MRI bebas helium membuat proses perawatan alat menjadi lebih mudah dan efisien. Terlebih lagi, integrasi kecerdasan buatan (AI) di dalamnya memungkinkan hasil diagnosa yang lebih:
- Cepat: Memangkas waktu pemeriksaan pasien.
- Tepat: Memberikan visualisasi medis yang lebih detail.
- Akurat: Meminimalisir risiko kesalahan pembacaan data medis.
Dengan penambahan berbagai fasilitas modern ini, RSAL Marinir Cilandak optimis dapat terus menjadi pusat rujukan kesehatan yang handal, sekaligus mendukung kesiapan personil TNI Angkatan Laut dan kesejahteraan kesehatan masyarakat Jakarta.
Sumber: Marinir TNI AL | Editor: Redaksi Jaringan Nasional












