BEKASI, 4 April 2026 – Jajaran Jawara (JAJAKA) kembali menggelar acara tahunan Lebaran Bekasi sebagai upaya melestarikan tradisi asli daerah. Acara yang di helat di saung jajaka gabus ini yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi, tokoh masyarakat, serta ribuan warga.
Ketua Umum JAJAKA, H. K. Damin Sada, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia menegaskan bahwa Lebaran Bekasi bukan sekadar perayaan, melainkan upaya menjaga warisan leluhur.
”Terima kasih kepada para undangan yang telah hadir. Ini adalah budaya kita, identitas kita, dan sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk terus melestarikannya agar tidak lekang oleh waktu,” ujar Damin Sada.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, turut mengapresiasi gelaran ini. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan lingkungan melalui komunikasi yang baik. Beliau juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam bertindak dan berbicara seiring dengan adanya undang-undang yang baru.
”Jika ada masalah, mari kita cari solusi bersama. Jangan ragu melapor jika ada kegiatan yang meresahkan melalui layanan 101 atau kontak langsung ke ‘Bunda Kapolres’. Jangan ada keributan, serahkan pada pihak kepolisian,” tegas Kombes Sumarni. Ia menutup sambutannya dengan sebuah pantun:
Makan serabi enak diteman kopi,
Lebih enak dimakan di tepi sawah.
Ayo jaga Kabupaten Bekasi,
Untuk masyarakat yang sejahtera.
Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf. Ronald, yang baru menjabat di Bekasi, mengaku terkesan dengan kegiatan ini. Beliau menyatakan kesiapan TNI untuk bersinergi membangun Bekasi yang lebih baik.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menekankan bahwa nilai budaya harus menjadi landasan dalam menjalankan roda pemerintahan. “Jika budaya yang baik dijadikan landasan positif bagi pemerintah, maka hasilnya akan bagus. Kami yang muda-muda ini membutuhkan arahan dari para tokoh agar nilai kebaikan ini terus terjaga,” ungkapnya.
Pj Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, membawa kabar baik bagi kelestarian Lebaran Bekasi. Ia berjanji akan berkolaborasi dengan DPRD untuk memasukkan kegiatan ini ke dalam anggaran APBD di tahun-tahun mendatang.
Meski baru menjabat selama tiga bulan, Asep menegaskan komitmennya untuk membenahi Kabupaten Bekasi, termasuk fokus pada pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
”Saya butuh dikawal, dikritik, dan diberi masukan oleh para tokoh. Kita sedang menghadapi berbagai tantangan, namun insyaallah tahun ini kita tuntaskan urusan anggaran agar masyarakat bisa berobat gratis. Pesan orang tua saya, buatlah kebijakan yang bermanfaat bagi orang banyak,” tutup Pj Bupati dengan penuh optimisme.
Penulis: Tim Redaksi












