Jaringannasional.com [ MAGETAN ] – Pemerintah Kabupaten Magetan mengambil langkah strategis guna mengantisipasi banjir susulan akibat luapan saluran drainase dan irigasi. Bupati Magetan, Bunda Nanik, bersama Wakil Bupati Kang Suyat, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan aksi nyata di lapangan pada Minggu (5/4).
Langkah ini diambil setelah intensitas hujan tinggi yang tercatat di Stasiun DAM Jejeruk mencapai 145 mm, yang memicu luapan air di sejumlah titik. Selain faktor cuaca, menurunnya fungsi infrastruktur drainase menjadi penyebab utama genangan di wilayah terdampak.
Bupati Nanik menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus berbasis data riil. “Saya meminta seluruh OPD terkait untuk turun langsung ke lapangan. Kita butuh data akurat sebagai dasar kebijakan agar penanganan banjir ini efektif dan tepat sasaran,” ujarnya dalam arahannya.
Bunda Nanik juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Hal ini dikarenakan pembagian wewenang pengelolaan air, seperti Sungai Tengah yang berada di bawah kendali pusat (BBWS) dan beberapa titik lainnya yang dikelola Dinas PU SDA Provinsi.
“Kami terus berkoordinasi agar ada solusi permanen. Kami juga memohon dukungan masyarakat untuk program normalisasi ini. Sungai dan drainase harus dikembalikan fungsinya sebagaimana mestinya agar dampaknya segera dirasakan warga,” tambah Bupati.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, sejumlah langkah teknis telah mulai dijalankan di lapangan:
- Perbaikan Infrastruktur: Perbaikan kerusakan jalan di Jalan Mayjen Sungkono akibat terjangan air.
- Normalisasi Saluran: Melakukan audiensi dengan warga untuk pembersihan drainase menggunakan alat berat.
- Audit Jaringan: Assessment menyeluruh mulai dari hulu, tengah, hingga hilir guna memetakan sumbatan permanen.
- Aksi Sosial: BPBD Kabupaten Magetan telah mengerahkan personel untuk kerja bakti membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak langsung.
Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen untuk mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak sekaligus memperkuat mitigasi bencana. Masyarakat juga dihimbau untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air demi kelancaran program normalisasi ini.
editor: Npm*












