Jembatan Gantung “Garuda” Mulai Dibangun, Warga Ridomanah Gelar Doa Bersama di Lokasi Proyek

Jaringannasional.com [ CIBARUSAH ] – Penantian panjang warga Desa Ridomanah untuk memiliki akses penghubung yang layak kini mulai menemui titik terang. Menandai dimulainya pembangunan jembatan gantung di Kampung Tempuran, puluhan warga bersama jajaran TNI menggelar tasyakuran dan doa bersama pada Rabu (15/4/2026).

​Pembangunan infrastruktur yang diberi nama Jembatan Perintis “Garuda” ini merupakan inisiasi strategis dari Kodim 0509/Kabupaten Bekasi. Proyek ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Kampung Tempuran dan Kampung Rambai.

​Jembatan ini dirancang untuk memangkas hambatan mobilitas yang selama ini dikeluhkan warga, terutama saat cuaca ekstrem. Berikut adalah spesifikasi teknis jembatan tersebut:

  • Panjang: 40 meter.
  • Lebar: 1,20 meter.
  • Target Penerima Manfaat: ±100 Kepala Keluarga (KK).
  • Fungsi Utama: Jalur utama pengangkutan hasil tani dan aksesibilitas antar-kampung.

​Danramil 09 Cibarusah, Kapten Arm Kurija, menyatakan bahwa pada hari pertama (H-1) ini, fokus utama tim di lapangan adalah pembersihan area lokasi serta pemasangan patok batas pembangunan.

​”Kami berharap Jembatan Garuda ini selesai tepat waktu. Ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi jembatan harapan agar ekonomi warga, khususnya petani, bisa lebih lancar tanpa terkendala akses jalan yang sulit,” ujar Kapten Arm Kurija di sela-sela kegiatan.

​Selama ini, warga mengaku kesulitan memobilisasi hasil panen, terutama ketika musim hujan membuat jalur darat menjadi licin dan berbahaya. Dengan adanya jembatan gantung ini, distribusi logistik desa diharapkan akan jauh lebih efisien.

​Acara tasyakuran ditutup dengan doa bersama tokoh masyarakat setempat, memohon keselamatan bagi para pekerja sekaligus keberkahan bagi seluruh warga yang nantinya akan memanfaatkan fasilitas tersebut.(Editor Nizar p)

Sumber: Pendim 0509 Kabupaten Bekasi