Cetak Lulusan Berdaya Saing, UT Bandar Lampung Gelar Pelatihan Public Speaking bagi Mahasiswa KIP

Jaringannasional.com [ ​BANDAR LAMPUNG ] – Universitas Terbuka (UT) melalui Program Studi Pariwisata Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPBJJ Bandar Lampung menggelar pelatihan Public Speaking & Communication Skill intensif bagi mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), Jumat (1/5/2026).

​Kegiatan ini merupakan langkah strategis universitas untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan non-teknis (soft skill) guna menghadapi tantangan industri pariwisata di era Industri 4.0.

​Mewakili Kepala UPBJJ UT Bandar Lampung Dra. Sri Ismulyaty, M.Si., Pembina Kemahasiswaan Dr. Mualimin, M.Pd.I., menegaskan bahwa penguasaan komunikasi adalah harga mati bagi calon profesional pariwisata.

​”Lulusan pariwisata UT harus mampu bersaing. Dunia kerja saat ini menuntut keterampilan komunikasi yang mumpuni. Terlebih Lampung sedang gencar mempromosikan sektor wisatanya. Kami ingin mahasiswa KIP-K menjadi garda terdepan, bukan sekadar penonton,” ujar Mualimin saat membuka acara.

​Langkah UT ini sejalan dengan data Kemenparekraf tahun 2025 yang menyebutkan bahwa 78% industri pariwisata memprioritaskan SDM yang memiliki kemampuan presentasi dan storytelling yang kuat. Saat ini, Prodi Pariwisata FEB UT Bandar Lampung membina sekitar 20 mahasiswa KIP-K yang mayoritas berasal dari pelosok daerah.

​Dalam pelatihan ini, Dr. Fitriadi, M.Pd.I., dosen FKIP Universitas Lampung hadir sebagai narasumber. Selama tiga jam, para peserta diberikan materi komprehensif yang meliputi:

  • ​Personal Branding: Menghancurkan hambatan mental (mental block) dan rasa tidak percaya diri.
  • ​Teknik Vokal & Gesture: Cara berkomunikasi yang meyakinkan bagi wisatawan.
  • ​Storytelling Destinasi: Teknik mempromosikan keunggulan wisata lokal agar lebih berkesan.
  • ​Handling Complaint: Simulasi menghadapi komplain tamu hotel atau tur secara profesional.
  • ​Praktik Langsung: Simulasi menjadi Master of Ceremony (MC) dan pemandu wisata (tour guiding).

​”Mahasiswa KIP memiliki potensi besar, namun seringkali kurang mendapatkan ruang untuk berekspresi. Di sini kami mendorong mereka untuk berani praktik. Tidak perlu takut salah, yang terpenting adalah keberanian untuk memulai,” ungkap Dr. Fitriadi.

​Manfaat pelatihan ini dirasakan langsung oleh para peserta. Sagita Ihsan, salah satu mahasiswa Prodi Pariwisata UT Bandar Lampung, mengaku kini jauh lebih optimis.
“Pelatihan ini sangat membantu saya menjadi lebih percaya diri untuk berbicara di depan umum,” tuturnya.

​Sebagai penutup, Dr. Mualimin menegaskan bahwa program peningkatan kapasitas ini akan menjadi agenda rutin setiap semester bagi mahasiswa KIP-K. Ke depan, UT Bandar Lampung berencana menggelar rangkaian pelatihan lanjutan mulai dari Digital Marketing Pariwisata, Table Manner, hingga sertifikasi profesi Pemandu Wisata dari BNSP. (Red*Npm)