Jakarta Menuju Kota Global: DPRD Setujui Ranperda RPIP 2026-2046

Jaringannasional.com [ ​JAKARTA ] – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan arah baru pembangunan industri untuk dua dekade ke depan. Hal ini ditandai dengan disetujuinya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) DKI Jakarta Tahun 2026–2046 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4).

​Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa RPIP merupakan dokumen strategis yang akan menjadi kompas pembangunan industri yang terukur, kompetitif, dan berkelanjutan. Penyusunan ini juga merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.

​“RPIP yang komprehensif sangat krusial sebagai landasan hukum untuk memastikan industri di Jakarta memiliki daya saing tinggi di tingkat global namun tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan,” ujar Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih.

​Selaras dengan status Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2024, arah kebijakan industri kini tidak lagi hanya bertumpu pada manufaktur konvensional.

​Pemerintah akan memfokuskan pengembangan pada:

  • ​Industri Pengolahan: Mendorong sektor yang memiliki nilai tambah tinggi.
  • ​Inovasi & Teknologi: Memperkuat penguasaan teknologi untuk mengurangi ketergantungan pada barang impor.
  • ​Penyerapan Tenaga Kerja: Mengoptimalkan tenaga kerja unggul untuk menekan angka pengangguran.
  • ​Ekosistem Halal: Menjadikan industri halal sebagai salah satu pilar utama strategi pertumbuhan ekonomi masa depan.

Dalam prosesnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengakomodasi berbagai masukan dari legislatif dan pemangku kepentingan. Beberapa poin krusial yang disempurnakan meliputi penataan definisi skala industri, peta jalan (roadmap) pembangunan, hingga mekanisme evaluasi berkala setiap lima tahun.

​”Kami juga memastikan adanya kewajiban pelaporan berkala kepada Menteri Perindustrian dan DPRD sebagai bentuk transparansi dan pengawasan,” tambah Gubernur.

​Menutup pendapat akhirnya, Gubernur Pramono memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan atas kolaborasi yang efektif. Ia berharap regulasi ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas, terutama dalam menjadikan Jakarta sebagai hub rantai pasok global dan pusat jasa industri modern.

​“Terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan. Sinergi ini adalah modal utama kita untuk menghasilkan program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga Jakarta,” pungkasnya. ( Nizar p)