Jaringannasional.com – Jakarta Timur.
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, Polsek Pondok Gede menggelar kegiatan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar SMP Negeri 157 Jakarta Timur.
Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan antusias sebagai upaya menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, serta mempererat hubungan antara kepolisian dengan generasi muda.
Wakapolsek Pondok Gede, KOMPOL Kusnandar, hadir langsung memberikan arahan, motivasi, dan edukasi kepada para siswa-siswi.
Dalam penyampaiannya, ia mengajak para pelajar untuk terus menjaga semangat belajar, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional dijadikan sebagai pengingat penting bagi para pelajar agar terus bangkit, berprestasi, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi di tengah perkembangan zaman dan teknologi digital saat ini.“Generasi muda adalah penerus bangsa.
Melalui Hari Kebangkitan Nasional ini, kami ingin menanamkan semangat disiplin, tanggung jawab, serta rasa nasionalisme kepada para pelajar agar menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan berakhlak baik,” ujar KOMPOL Kusnandar di hadapan para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Pondok Gede juga memberikan edukasi terkait bahaya bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, balap liar, hingga pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial.
Para pelajar diingatkan agar tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif maupun konten-konten yang dapat merusak moral dan masa depan mereka.Suasana kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab serta berfoto bersama jajaran kepolisian sebagai simbol kedekatan dan sinergitas antara aparat keamanan dengan dunia pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Polsek Pondok Gede berharap para pelajar SMPN 157 Jakarta Timur mampu menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, bangsa, dan negara.
“Stop Bullying, Stop Narkoba, Stop Tawuran Pelajar, Stop Balap Liar, dan Bijak Bermedia Sosial.”
Yusup Bahtiar.












