Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Magetan Gencarkan Program ‘Anting Emas’

Jaringannasional.com [ ​MAGETAN ] — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berkomitmen menekan angka stunting secara signifikan. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui optimalisasi program Anting Emas (Asuh Balita Stunting untuk Mewujudkan Generasi Magetan Berkualitas), sebuah gerakan kepedulian yang melibatkan langsung jajaran kepala daerah sebagai orang tua asuh.

​Sebagai wujud nyata program tersebut, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, menyalurkan bantuan stimulus kepada tiga balita yang berasal dari Kecamatan Kawedanan, Nguntoronadi, dan Lembeyan pada Rabu (20/5).

​Melalui program Anting Emas, jajaran pimpinan daerah—mulai dari Bupati, Wakil Bupati, hingga para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)—diwajibkan menjadi orang tua asuh. Mereka berkomitmen memberikan intervensi bantuan materiil secara rutin selama tiga bulan berturut-turut kepada balita yang terindikasi mengalami gangguan pertumbuhan.

​Dorong Kemandirian Pangan Lokal

​Dalam kesempatan tersebut, Kang Suyat menegaskan pentingnya memaksimalkan intervensi gizi pada masa golden age atau sebelum anak menginjak usia tiga tahun. Namun, ia juga mengingatkan bahwa bantuan pemerintah ini sifatnya hanyalah stimulan awal.

​”Selama usia anak belum mencapai 3 tahun, kita upayakan yang terbaik. Bantuan ini hanya untuk memancing (stimulus),” ujar Kang Suyat.

​Lebih lanjut, ia menekankan agar para orang tua kandung memiliki komitmen jangka panjang dalam menjaga tumbuh kembang anak, salah satunya dengan memanfaatkan sumber daya pangan lokal.

​”Selanjutnya orang tua diharapkan mampu berkomitmen memberikan asupan nutrisi seimbang bagi anak-anak mereka dengan memanfaatkan pangan lokal di sekitar yang harganya terjangkau,” tambahnya.

​Bantuan stimulan dalam pemenuhan gizi kali ini diserahkan langsung kepada tiga balita, yaitu:

​Albara Abbiya Natha (Kecamatan Kawedanan)

​Adila Rania Putri (Kecamatan Nguntoronadi)

​Muhammad Aydan Alfaruqi (Kecamatan Lembeyan)

​Melalui sinergi antara pemerintah sebagai orang tua asuh dan komitmen dari orang tua kandung, Pemkab Magetan optimistis target penurunan stunting dan penciptaan generasi muda yang berkualitas dapat segera terwujud. (Red* sumber: Prokopimmagetan)