Sinergi Pusat dan Daerah, Plt Bupati Bekasi Dampingi Menteri PKP Tinjau Rusun Subsidi Meikarta

PLT Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja Mendampingi Menteri PKP Maruar Sirait Tinjauan Rusun subsidi Meikarta

Jaringannasional.com , [ CIKARANG SELATAN ] – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung progres pembangunan Rumah Susun (Rusun) Subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang Selatan, pada Selasa (26/5/2026).

​Peninjauan bersama ini dilakukan guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat penyediaan hunian yang layak serta terjangkau, khususnya di wilayah perkotaan dan kawasan industri strategis seperti Kabupaten Bekasi.

​Dalam agenda tersebut, rombongan bertolak memantau sejumlah titik lokasi pembangunan. Mereka juga mendengarkan pemaparan teknis mengenai rencana pengembangan kawasan rusun subsidi yang terintegrasi di kawasan Meikarta.

​Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan komitmen penuh pemerintah pusat dalam mempercepat penyediaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) lewat program rusun subsidi ini. Ia berharap, proyek strategis ini mampu menjadi solusi konkret kebutuhan tempat tinggal.

​”Pemerintah terus berkomitmen mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program rumah susun subsidi. Diharapkan pembangunan ini dapat memberikan hunian yang layak sekaligus dekat dengan pusat aktivitas masyarakat,” ujar Maruarar di sela-sela peninjauan.

​Di lokasi yang sama, Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menyatakan kesiapan jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk mendukung penuh percepatan proyek hunian vertikal tersebut. Salah satu komitmen nyata yang disiapkan adalah dengan menjamin kelancaran dan kemudahan aspek perizinan di tingkat daerah.

​”Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap pembangunan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pekerja di kawasan industri yang membutuhkan hunian layak dan terjangkau,” tutur dr. Asep Surya Atmaja.

​Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat memangkas waktu pembangunan sehingga masyarakat, terutama buruh dan pekerja di kawasan industri Cikarang, bisa segera mengakses hunian yang representatif dan dekat dengan tempat kerja mereka. (red)