SDN Perwira 4 Terapkan PJJ Dua Hari, Antisipasi Potensi Paparan Abu Vulkanik

BEKASI, jaringannasional.com — SDN Perwira 4 Kota Bekasi menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh peserta didik kelas 1 hingga kelas 6 selama dua hari, Selasa (8/9/2026) hingga Rabu (9/9/2026).

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Dinas Pendidikan Kota Bekasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik yang dapat berdampak pada kesehatan dan keselamatan warga sekolah.

Pelaksanaan PJJ mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Bekasi Nomor 400.3/6/DISDIK.Set tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh.

Kepala SDN Perwira 4 Kota Bekasi, Samsuddin, menyatakan pihak sekolah mendukung kebijakan tersebut. Menurutnya, aspek keselamatan dan kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan pembelajaran selama kondisi belum sepenuhnya kondusif.

Kebijakan ini merupakan langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah dari potensi paparan abu vulkanik serta memastikan kegiatan pembelajaran tetap dapat berlangsung,” ujar Samsuddin kepada jaringannasional.com.

Selama PJJ berlangsung, proses pembelajaran tetap dilaksanakan melalui sarana komunikasi digital yang telah disepakati antara guru dan peserta didik.

Wali kelas akan menyampaikan materi, memberikan instruksi pembelajaran, serta mendistribusikan tugas kepada siswa. Dengan demikian, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan meskipun peserta didik mengikuti kegiatan dari rumah.

Pihak sekolah juga meminta para guru memberikan pendampingan kepada siswa selama pelaksanaan PJJ. Dukungan orang tua atau wali murid dinilai penting untuk memastikan anak tetap mengikuti kegiatan pembelajaran sesuai jadwal.

Samsuddin mengajak seluruh guru, siswa, serta orang tua dan wali murid untuk bersama-sama menjalankan kebijakan tersebut secara bertanggung jawab.

Kami mengimbau seluruh guru, peserta didik, dan orang tua/wali murid untuk bersama-sama mendukung dan melaksanakan PJJ dengan penuh tanggung jawab. Semoga kondisi segera membaik sehingga kegiatan pembelajaran dapat kembali berjalan normal,” pungkasnya.

Red/JN/ Nzr.