1.800 Kader PKK Meriahkan Jambore Keluarga Kota Bekasi 2026, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

BEKASI | jaringannasional.com — Sebanyak 1.800 kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dari 12 kecamatan se-Kota Bekasi memadati Plaza Patriot Chandrabhaga, Minggu (1/11/2026). Kehadiran ribuan kader tersebut dalam Jambore Keluarga PKK Kota Bekasi 2026 menjadi momentum memperkuat solidaritas, kebersamaan, sekaligus meningkatkan peran PKK dalam pemberdayaan keluarga.

Kegiatan diawali dengan pawai kontingen dari masing-masing kecamatan. Kekompakan dan kreativitas para peserta terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian penting dalam gerakan PKK.

Jambore tersebut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi Wuri Handayani Harris Bobihoe, pimpinan Bank BJB Cabang Kota Bekasi, serta sejumlah perwakilan sponsor.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada pembenahan infrastruktur, tetapi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pembangunan kota harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, generasi muda, orang tua hingga kelompok lanjut usia. Pemerintah perlu memastikan setiap kelompok masyarakat memiliki ruang dan kesempatan untuk berkembang serta tetap produktif.

” Pembangunan Kota Bekasi hari ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur, jalan, gedung, fasilitas publik, lapangan olahraga, maupun taman kota. Lebih dari itu, kita juga harus membangun manusianya,” ujar Tri.

Ia mencontohkan penguatan pendidikan karakter dan pembentukan Sekolah Lansia sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Tri berharap pembangunan Kota Bekasi mampu menciptakan keseimbangan antara kemajuan fasilitas perkotaan dan kesejahteraan warganya. Dengan demikian, kenyamanan kota harus disertai kualitas sumber daya manusia serta kepedulian sosial yang semakin kuat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono Tri Adhianto menilai jambore bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana mempererat hubungan antarkader sekaligus meningkatkan kapasitas mereka dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.

Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan kader dari seluruh kecamatan serta memperkuat komitmen menjalankan 10 Program Pokok PKK.

Menurut Wiwiek, kader PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peran mereka mencakup berbagai bidang, mulai dari ketahanan keluarga, kesehatan, pendidikan hingga peningkatan kesejahteraan ekonomi rumah tangga.

Karena itu, ia mendorong seluruh kader terus berinovasi dan menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. PKK diharapkan tidak hanya menjadi organisasi penggerak keluarga, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang mandiri dan sejahtera.

Kem sektan suasana jambore, panitia menghadirkan sejumlah perlombaan yang melibatkan perwakilan kecamatan, di antaranya lomba yel-yel, mini soccer, cerdas cermat, ketapel hingga air soft gun. Berbagai kompetisi tersebut dirancang untuk mengasah kreativitas, sportivitas dan kekompakan antarkader.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan penyanyi Irma Darmawangsa serta pembagian berbagai hadiah melalui undian doorprize bagi peserta.

Tidak hanya berorientasi pada kegiatan hiburan dan perlombaan, jambore ini juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal. Stan Dekranasda Kota Bekasi menghadirkan beragam produk makanan dan minuman untuk diperkenalkan kepada pengunjung.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi turut menyediakan program sembako murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Bekasi berharap gerakan PKK semakin kuat sebagai bagian dari pembangunan masyarakat. Penguatan keluarga dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas sekaligus mewujudkan Kota Bekasi yang nyaman, mandiri dan sejahtera.

Red/jn

Dokpim