Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Bekasi Tegaskan Garis Ideologis, Konsolidasi Kader Diperkuat dari Pondok Gede.

KOTA BEKASI — Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Bekasi, Nanang Kosim, kembali menyambangi DPC Partai Gerakan Rakyat Kecamatan Pondok Gede sebagai penegasan komitmen ideologis partai dalam membangun kekuatan politik rakyat yang berakar, terorganisir, dan militan.

Kunjungan ke sekretariat DPC yang beralamat di Jalan H. Te’an RT 002 RW 003, Kelurahan Jatibening Baru ini menjadi ruang konsolidasi strategis bersama Ketua DPC Pondok Gede Bang Toyib, guna memastikan kesiapan struktur partai dalam menjalankan agenda pengkaderan ideologis dan konsolidasi total hingga ke tingkat paling dasar: RW dan RT.

Dalam arahannya, Nanang Kosim menegaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat tidak dibangun di atas logika elektoral semata, melainkan pada kesadaran perjuangan, disiplin organisasi, dan keberpihakan nyata kepada rakyat. Pengkaderan, menurutnya, adalah jantung pergerakan—tempat lahirnya kader-kader yang setia pada nilai, teguh pada garis, dan siap bekerja di tengah masyarakat.“Partai ini harus hidup di tengah rakyat, bergerak bersama rakyat, dan berjuang untuk kepentingan rakyat. Struktur yang kuat tanpa kader ideologis hanyalah nama tanpa ruh,” tegas Nanang Kosim.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat—tokoh agama, tokoh pemuda, dan kekuatan sosial lainnya—dalam satu barisan perjuangan yang terorganisir, guna menjadikan Partai Gerakan Rakyat sebagai alat perubahan sosial yang nyata, bukan sekadar simbol politik.Konsolidasi ini turut dihadiri Bugi Santoso dari DPP Partai Gerakan Rakyat yang menegaskan pentingnya keselarasan gerak antara pusat dan daerah.

Hadir pula Sutji Harijanto selaku Penasehat, Bung Ical, dan Ustadz Fahmi, yang menambah kekuatan moral dan spiritual dalam pertemuan tersebut.Melalui konsolidasi ini, DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Bekasi menegaskan bahwa Pondok Gede bukan sekadar wilayah struktural, melainkan basis kaderisasi dan laboratorium perjuangan rakyat—tempat ideologi dibumikan dan militansi kader ditempa demi tujuan besar perubahan.

Red