Serap Aspirasi di Bekasi Jaya, Yadi Hidayat Tekankan Penanganan Banjir Terintegrasi dan Optimalisasi PAD

​Jaringannasional.com [ BEKASI ]– Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Gerindra, Yadi Hidayat, S.Ip, menggelar kegiatan Reses 1 Tahun Anggaran 2026 di Gedung Posyandu RW 08, Komplek Pelni, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mendengar langsung keluhan dan usulan warga di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi wilayah Bekasi Timur dan Bekasi Selatan.

​Dalam pertemuan tersebut, sejumlah perwakilan warga menyampaikan berbagai aspirasi mendesak. Perwakilan RT 02 mengusulkan bantuan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) bagi rumah warga yang posisinya berdekatan dengan bantaran Kali Bekasi.

Selain itu, masalah administrasi pertanahan melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) juga menjadi sorotan. Warga berharap adanya kemudahan proses sertifikasi tanah yang masih berstatus girik agar bisa diakomodasi secara gratis.

​Di sisi fasilitas umum, Ibu Ainah yang mewakili kader Posyandu dan pengurus Bank Sampah meminta perluasan gedung sekretariat Posyandu serta penambahan fasilitas pendukung seperti timbangan, kasur pasien, hingga mesin pencacah ranting untuk mendukung pengelolaan sampah lingkungan.

​Ketua RW 08, Ali Wardhana, berharap agar usulan warga yang sudah masuk dalam Musrenbang, khususnya perbaikan saluran air sepanjang satu kilometer, dapat dikawal hingga terealisasi. Senada dengan itu, Pak Baruloh dari RT 06 juga mengeluhkan kondisi drainase yang sering menyebabkan genangan.

​Menanggapi hal tersebut, Yadi Hidayat berjanji akan mengawal pembangunan turap dan perbaikan saluran air di wilayah tersebut. Terkait banjir, Yadi menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur seperti u-ditch saja tidak cukup.

​”Penanganan banjir harus menyeluruh. Bukan saja infrastruktur yang dibetuli, tapi polder air harus ditambah. Jika banjir kiriman, solusinya adalah normalisasi Kali Bekasi dan penambahan polder di bantarannya,” ujar Yadi Hidayat saat diwawancarai media.

​Ia juga menanggapi permintaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di beberapa titik (RT 02, RT 06, RT 10, dan RT 12). Yadi menyarankan agar pihak RW segera mengajukan usulan melalui dana hibah Pemerintah Kota Bekasi agar dapat segera dikawal prosesnya.

​Selain infrastruktur fisik, Yadi juga menyinggung pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak restoran dan kafe yang menjamur di Bekasi Timur. Ia menekankan pentingnya pengawasan dan perbaikan sistem agar serapan pajak lebih maksimal untuk pembangunan kota.

​Menutup kegiatan, politisi Gerindra ini menyampaikan pesan optimisme pemerintah. “Target di 2027 adalah Bekasi bebas banjir dan bebas sampah. Pemerintah Kota, Provinsi, dan Pusat sedang bersinergi. Saya harap masyarakat bersabar karena semua proses sedang berjalan,” pungkasnya. (Npm)