pondok Gede — Dalam balutan semangat pengabdian dan nilai-nilai religius yang mendalam, sebanyak 15 personel Polsek Pondok Gede melaksanakan kegiatan korve bersih-bersih di Masjid Al-Hafidz, Pasar Pondok Gede, Senin (23/2/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pondok Gede, Bambang Sugiharto.
Dengan penuh ketulusan, para personel membersihkan setiap sudut rumah ibadah, mulai dari halaman luar, tempat wudhu, hingga bagian dalam masjid.Lantai disikat hingga bersih dan mengilap, kemudian dipel dengan rapi. Kaca-kaca jendela dibersihkan agar cahaya matahari dapat masuk tanpa terhalang debu.
Dinding dan mimbar pun tak luput dari sentuhan tangan-tangan pengabdian para Bhayangkara. Semua dilakukan dengan satu niat: menghadirkan kenyamanan dan kekhusyukan bagi umat dalam beribadah.
Kapolsek Pondok Gede menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan tempat ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bang Jasri (Bhayangkara Jakarta ASRI) yang digagas oleh Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, dengan gerakan bersih-bersih lingkungan secara serentak, termasuk di tempat-tempat ibadah.
Tak hanya itu, aksi mulia ini juga menjadi wujud dukungan terhadap Program Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto, sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Di balik seragam dan tugas menjaga keamanan, para anggota Polri menunjukkan bahwa mereka juga hadir sebagai pelayan umat, penjaga kebersihan, dan penguat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Membersihkan masjid bukan hanya soal menyapu dan mengepel, tetapi juga tentang menyucikan niat, mempererat silaturahmi, dan menanamkan keteladanan.Dengan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kokoh.
Sebab menjaga kebersihan rumah ibadah bukan hanya tanggung jawab marbot atau pengurus, melainkan tanggung jawab bersama sebagai umat yang mendambakan keberkahan.
Semoga langkah kecil penuh makna ini menjadi ladang pahala dan memperkuat citra Polri sebagai pengayom, pelindung, sekaligus pelayan masyarakat — bukan hanya dalam keamanan, tetapi juga dalam kebaikan dan keberkahan.
Redaksi












