Jaringannasional.com [ JAKARTA ] – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan program Jakarta Ramadan Festival dengan mengusung tema unik, yakni “Mudik ke Jakarta”. Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman Lebaran yang berbeda bagi warga sekaligus menarik wisatawan datang ke ibu kota.
Dalam acara kick-off yang berlangsung meriah di Bundaran HI, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak masyarakat untuk mempertimbangkan berlebaran di Jakarta daripada terjebak kemacetan saat mudik ke luar daerah.
“Daripada nanti macet-macetan, Jakarta kali ini akan menyediakan banyak fasilitas kemudahan,” ujar Pramono.
Untuk mendukung kesuksesan program ini, Pemprov DKI menyiapkan berbagai insentif menarik bagi warga dan pendatang:
• Transportasi Gratis: Gubernur pramono menjanjikan layanan transportasi publik gratis tepat pada hari raya Idulfitri untuk memudahkan warga berkeliling Jakarta.
• Insentif Pajak & Diskon: Pemerintah akan memberikan insentif pajak bagi pelaku usaha sehingga harga barang di pusat perbelanjaan, pertokoan, hingga hotel bisa lebih murah.
• Akses Wisata: Tempat wisata populer seperti Ancol, Taman Mini, dan Ragunan akan memberikan kemudahan akses bagi pengunjung selama masa Lebaran.
Pramono optimistis program ini dapat mendorong roda ekonomi Jakarta lebih kencang. Beliau menargetkan total transaksi belanja selama periode festival kali ini dapat melampaui rekor sebelumnya yang mencapai Rp15,2 triliun.
”Harapan saya karena jangkanya lebih panjang, yang belanja akan lebih banyak. Mudah-mudahan rekor itu bisa terpecahkan,” tambah Pramono.
Acara ini dimeriahkan oleh group robana dari seluruh pelosok jakarta. Mereka serentak menabuh robana di swoanjang jlan melingkar bundaran hotel Indonesia.
Selain kemeriahan Ramadan, Jakarta juga akan menunjukkan sisi inklusivitasnya.
Mengingat momen Idulfitri tahun ini berdekatan dengan hari raya Nyepi, Pemprov DKI berencana menggelar Pawai Ogoh-ogoh dan memasang Penjor di kawasan Bundaran HI sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman agama di Jakarta.
Kemeriahan ini tidak hanya berpusat di Bundaran HI, tetapi juga akan tersebar di berbagai titik seperti Kota Tua dan Blok M melalui Jakarta Light Festival. (Npm)












