Jaringannasional.com [ PALEMBANG ] – Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pinggiran kota. Mewakili Dandim 0418/Palembang, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., memimpin langsung survei lapangan di tiga titik rencana pembangunan jembatan beton di Kecamatan Gandus, Selasa (24/03/2026).
Kegiatan ini melibatkan tim teknis dari Zidam II/Sriwijaya untuk memastikan perencanaan berjalan akurat dan sesuai standar konstruksi yang kokoh.
Berdasarkan skala prioritas dan urgensi aksesibilitas masyarakat, terdapat tiga lokasi strategis yang menjadi sasaran survei, yakni:
- Desa Selat Punai
- Desa Sungai Tenang
- Kawasan Sungai Lacak (Kelurahan Gandus)
Dalam peninjauan tersebut, tim gabungan tidak hanya memeriksa kondisi geografis dan struktur tanah, tetapi juga melakukan dialog langsung dengan warga setempat untuk memastikan proyek ini menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Mendorong Kesejahteraan dan Memutus Isolasi
Dandim 0418/Palembang, Letkol Arh Erik Novianto, S.Sos., melalui Kasdim Letkol Inf Dery Septriandi, menegaskan bahwa proyek ini adalah bentuk pengabdian TNI untuk rakyat.
”Pembangunan jembatan beton ini diharapkan mampu memutus isolasi geografis di beberapa titik dan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kami ingin memastikan mobilitas warga tidak lagi terhambat oleh kendala infrastruktur,” ujar Kasdim.
Dampak Multisektoral
Rencana pembangunan ini diproyeksikan akan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat Gandus, di antaranya:
- Sektor Ekonomi: Mempercepat distribusi hasil bumi dan menurunkan biaya logistik warga.
- Sektor Pendidikan & Kesehatan: Mempermudah akses anak sekolah dan mempercepat pelayanan darurat medis.
- Efisiensi Aktivitas: Meningkatkan efektivitas waktu tempuh dalam aktivitas harian masyarakat.
Sinergi antara unit kewilayahan Kodim 0418/Palembang dengan tim ahli bangunan dari Zidam II/Sriwijaya menjamin bahwa seluruh tahapan perencanaan telah memenuhi standar teknis yang ketat. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan infrastruktur ini segera terwujud demi meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah pinggiran Palembang.












