Pesona Kawah Telaga Bodas Garut: Keindahan Alam yang Terganjal Akses Jalan Rusak

​Jaringannasional.com [ GARUT ] – Jumat (27/3/2026), kawasan wisata Kawah Telaga Bodas yang terletak di Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Garut, tetap menjadi magnet bagi wisatawan meski akses menuju lokasi tergolong ekstrem. Perjalanan melalui rute Sukawening menyuguhkan kontradiksi antara panorama pegunungan yang memukau dan infrastruktur yang terbengkalai.

​Wisatawan yang mengambil jalur via Sukawening akan dimanjakan dengan pemandangan khas dataran tinggi. Di sisi kiri dan kanan jalan, terhampar luas perkebunan kopi dan lahan palawija. Hijau tanaman kubis dan bawang merah milik warga setempat tampak menyelimuti bukit-bukit yang menjulang tinggi, menciptakan suasana sejuk sebelum mencapai puncak gunung.

Infrastruktur: 5 Kilometer Batu dan Tanjakan Terjal

​Namun, keindahan tersebut harus dibayar mahal dengan kondisi jalan yang memprihatinkan. Begitu memasuki area hutan, aspal menghilang dan berganti dengan bebatuan lepas yang tajam.

  • Kondisi Jalan: Rusak berat sepanjang kurang lebih 5 kilometer.
  • Medan: Tanjakan dan turunan terjal tanpa pengerasan jalan yang memadai.
  • Keluhan: Kondisi ini diduga sudah berlangsung lama tanpa ada tindakan perbaikan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait.

​Sesampainya di pos tiket,kita membeli tiket masuk Rp 15,000 / orang, kendaraan pribadi dilarang masuk ke area inti kawah. Wisatawan memiliki dua pilihan: berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer menikmati udara pegunungan, atau menggunakan jasa ojek warga lokal dengan tarif terjangkau Rp10.000.

​Mendekati area telaga, kepulan asap putih dan aroma belerang mulai menyengat. Di lokasi ini, petugas telah menyiagakan satu unit ambulans dan tenaga kesehatan untuk mengantisipasi keadaan darurat. Sayangnya, belum tersedia alat pengukur kualitas udara di sekitar kawah untuk memberikan informasi keamanan bagi pengunjung yang sensitif terhadap gas belerang.

​Kawasan yang berada di bawah kaki Gunung Galunggung ini menawarkan dua titik pemandian air panas alami, yaitu:

  1. Pemandian Air Panas Ciengang
  2. Pemandian Cikahuripan

​Kedua lokasi ini menyediakan kolam-kolam berendam yang cukup baik bagi masyarakat yang ingin merasakan khasiat air belerang bagi kesehatan kulit.

​Kekurangan fasilitas dan kebersihan masih menjadi catatan merah. Masih banyak ditemukan sampah yang dibuang sembarangan oleh pengunjung, menandakan perlunya manajemen pengelolaan sampah yang lebih tegas.

Teh Eva, salah satu pengunjung asal Sukawening, mengungkapkan bahwa Telaga Bodas sebenarnya adalah destinasi favorit karena jaraknya yang dekat.

​”Wisata ini adalah alternatif bagus bagi kami warga sekitar. Sayang sekali jalan menuju kawah rusak berat. Semoga pemerintah segera memperbaiki agar kami merasa nyaman dan aman saat berkunjung,” ujarnya.

​Telaga Bodas, yang secara geografis berbatasan langsung dengan Kabupaten Tasikmalaya, memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi warga Sukamenak. Masyarakat berharap kedepannya pemerintah daerah dapat membenahi aksesibilitas dan fasilitas penunjang agar “surga tersembunyi” di selatan Garut ini bisa membawa keberkahan bagi semua pihak.(Npm)