JAKARTA,Jaringannasional.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menekankan pentingnya penguatan infrastruktur teknologi sebagai pilar utama transformasi perbankan modern. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Malam Apresiasi Tim Teknologi Informasi Bank Jakarta di Plataran Hutan Kota Senayan, Jakarta Selatan, Senin (30/3).
Acara tersebut digelar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tim IT Bank Jakarta yang berhasil menjaga stabilitas layanan selama periode krusial Hari Raya Idulfitri, di mana aktivitas transaksi masyarakat melonjak tajam.
Dalam sambutannya, Wagub Rano memuji kesiapan teknis Bank Jakarta yang memastikan nasabah tetap dapat bertransaksi dengan lancar selama masa libur panjang.
“Periode Idulfitri merupakan masa krusial dengan intensitas transaksi yang sangat tinggi. Saya mengapresiasi kerja keras tim teknologi informasi yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran sistem,” ujar Wagub Rano.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil dari perbaikan berkelanjutan dan peningkatan standar layanan yang menjadikan teknologi sebagai tulang punggung operasional.
Lebih lanjut, Rano menegaskan bahwa pengembangan layanan mobile banking generasi baru dan penguatan fundamental teknologi adalah investasi yang tidak dapat ditawar lagi. Menurutnya, di era digital, kepercayaan nasabah sangat bergantung pada keandalan sistem.
- Sistem yang Kuat: Memastikan kapasitas server mampu menangani lonjakan transaksi.
- Keamanan Siber: Disiplin dalam menutup celah potensi serangan digital.
- Mitigasi Risiko: Memiliki sistem cadangan (backup) yang memadai untuk mencegah gangguan layanan.
“Perbankan saat ini berbasis teknologi. Karena itu, sistem harus kuat dan aman. Teknologi canggih tetap memiliki potensi celah jika tidak dikelola dengan baik dan disiplin,” tandasnya.
Dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap digitalisasi Bank Jakarta juga merupakan bagian dari visi besar menjadikan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan kompetitif. Rano berharap Bank Jakarta dapat terus berinovasi untuk menghadirkan solusi perbankan yang adaptif bagi warga Jakarta.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh insan Bank Jakarta untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. “Sistem perbankan harus benar-benar siap agar ke depan tidak terjadi gangguan yang merugikan masyarakat. Semoga momentum ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi,” pungkasnya.. (NpM)* sumber : Pemprov DKI jakarta












