JAKARTA, jaringannasional.com – Kepala Dinas Provos Korps Marinir (Kadisprov Kormar) Kolonel Marinir Afin Dudun A, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Polisi Militer (Rakornis POM TNI) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Gatot Soebroto, Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2026).
Rakornis tahun ini mengusung misi besar dalam memperkuat sinergi penegakan disiplin prajurit serta menyelaraskan persepsi antarunsur Polisi Militer di lingkungan TNI.
Dalam rangkaian acara tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan materi guna memperkaya wawasan hukum. Narasumber dari Babinkum dan HAM TNI serta akademisi Universitas Nasional memaparkan dinamika peradilan militer, terutama dalam menghadapi transisi KUHP baru.
Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi:
- Peran Strategis POM TNI: Mewujudkan TNI Prima (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif) demi Indonesia maju.
- Adaptasi Hukum: Sinkronisasi regulasi antara KUHP terbaru, Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer, dan KUHAP.
Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, S.IP., dalam sambutannya menekankan agar seluruh personel POM TNI memegang teguh kehormatan korps. Ia berharap POM TNI tumbuh menjadi institusi yang berintegritas, profesional, dan modern.
”Rakornis ini adalah forum strategis untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam pelaksanaan fungsi penegakan hukum militer,” tegas Danpuspom TNI.
Lebih lanjut, Mayjen TNI Yusri mengingatkan implementasi Peraturan Panglima TNI Nomor 109 Tahun 2022. Peraturan tersebut mewajibkan setiap kejadian menonjol yang melibatkan prajurit TNI untuk dilaporkan secara berjenjang hingga ke Puspom TNI. Hal ini bertujuan agar pimpinan memperoleh informasi yang akurat, cepat, dan terkini guna pengambilan keputusan yang tepat.
Kehadiran Kadisprov Kormar dalam Rakornis ini merupakan bentuk komitmen Korps Marinir dalam mendukung terciptanya soliditas antarunsur POM TNI. Dengan adanya kesamaan langkah, diharapkan penegakan disiplin di lingkungan Korps Baret Ungu maupun TNI secara umum dapat berjalan lebih efektif.
Melalui penguatan fungsi pengawasan dan hukum ini, diharapkan setiap prajurit TNI dapat tampil lebih disiplin dan loyal, serta selalu siap menjalankan setiap penugasan demi menjaga kedaulatan bangsa dan negara.
Editor: Redaksi Jaringannasional.com
Sumber: Marinir TNI AL












