SMK Negeri 2 Palembang Kembali Jadi Tuan Rumah LKS Sumsel 2026, Bidik Prestasi Nasional

Jaringan nasional.com [ PALEMBANG ] – SMK Negeri 2 Palembang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2026. Kegiatan yang mempertemukan siswa-siswa terbaik dari berbagai bidang keahlian vokasi itu dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2026.

Ajang tahunan tersebut menjadi momentum penting dalam menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Sumatera Selatan pada LKS tingkat nasional. Ratusan siswa SMK dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel diperkirakan ambil bagian dalam kompetisi yang mempertandingkan sejumlah cabang keahlian sesuai kebutuhan dunia industri dan perkembangan teknologi.

Kepala SMK Negeri 2 Palembang, Suparman, mengatakan pihak sekolah merasa bangga kembali dipercaya sebagai penyelenggara kegiatan tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, LKS bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan wadah untuk mengukur kemampuan, kreativitas, dan kesiapan siswa SMK menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Ia optimistis kualitas peserta tahun ini semakin meningkat dan mampu membawa nama baik Sumatera Selatan di tingkat nasional.

“Siapapun yang nantinya menjadi pemenang dan mewakili Provinsi Sumatera Selatan harus mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Target kita minimal bisa menembus posisi lima besar nasional,” ujar Suparman.

Ia juga mengingatkan kembali sejumlah capaian membanggakan yang pernah diraih kontingen Sumsel pada ajang LKS sebelumnya. Salah satu yang paling menonjol yakni prestasi cabang robotik pada kompetisi nasional di Surabaya tahun 2024 yang berhasil meraih juara dua nasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMK di Sumatera Selatan memiliki kemampuan yang mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

“Kita memang tidak harus mengikuti semua cabang lomba, tetapi bagaimana cabang yang kita ikuti benar-benar mampu bersaing dan meraih prestasi nasional. Semangat itulah yang terus kita bangun kepada para siswa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondy, menegaskan bahwa LKS merupakan bagian penting dalam penguatan pendidikan vokasi di Sumsel. Kompetisi ini dinilai menjadi sarana untuk melihat kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan industri modern.

“Melalui kegiatan ini, mudah-mudahan kita mendapatkan murid-murid terbaik yang nantinya akan mewakili Sumatera Selatan di tingkat nasional. Biasanya siswa yang berhasil menjadi juara langsung dilirik bahkan direkrut oleh perusahaan sesuai bidang keahlian mereka masing-masing,” ujarnya.

Mondy menilai kualitas pendidikan vokasi di Sumatera Selatan terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu terlihat dari konsistensi siswa SMK Sumsel yang mampu bersaing di papan atas pada sejumlah cabang kompetisi nasional.

“Artinya kompetensi siswa SMK kita berada pada jajaran yang berkualitas. Setelah menjadi juara di tingkat provinsi, mereka tentu akan mendapatkan pembinaan lanjutan baik dari sekolah maupun Dinas Pendidikan sebagai persiapan menuju tingkat nasional,” katanya.

Ia berharap tahun ini Sumatera Selatan mampu meningkatkan prestasi dan kembali membawa pulang banyak medali emas pada ajang LKS nasional.

Selain kompetisi utama, pelaksanaan LKS Sumsel 2026 juga menghadirkan inovasi baru dengan digelarnya lomba inovasi yang terbuka bagi seluruh siswa SMK di Sumatera Selatan. Kegiatan tambahan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para pelajar untuk menampilkan karya kreatif, inovatif, serta solusi aplikatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Panitia berharap lomba inovasi itu mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan pelaksanaan LKS 2026 ini, Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan vokasi dan mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun dunia industri. (DNL)