Pimpin Apel Gabungan, Plh Wali Kota Bekasi Beri Penghargaan Atlet hingga Soroti Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Jaringannasional.com , [ BEKASI ] — Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, memimpin apel pagi gabungan aparatur Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (10/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Bekasi memberikan sejumlah penghargaan bergengsi sekaligus membahas isu-isu strategis terkait pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan.

​Penghargaan pertama diberikan kepada para atlet Savate Kota Bekasi yang sukses mengharumkan nama daerah di kancah internasional dengan meraih tiga medali emas dan satu medali perak pada ajang Asia Savate Championship dan Himalaya Open International di Nepal. Selain prestasi olahraga, penghargaan juga dianugerahkan kepada Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Kenanga Bintara Jaya yang berhasil meraih Juara I kategori kota dalam ajang Penguatan Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

​”Kami mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya bagi kemajuan Kota Bekasi. Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan kepada Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Abdul Harris Bobihoe dalam sambutannya.

​Dilema Daya Tampung SMP Negeri di Jalur SPMB

​Di sektor pendidikan, Plh Wali Kota menyoroti dimulainya proses pra-pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD, dan SMP yang dibuka pekan ini hingga Juni 2026.

​Pemerintah Kota Bekasi mencatat tantangan besar pada daya tampung sekolah negeri tingkat pertama. Berdasarkan data terkini, jumlah lulusan SD di Kota Bekasi mencapai 34.883 siswa, sedangkan daya tampung SMP negeri yang tersedia hanya 18.057 kursi.

​Kondisi ini menyisakan lebih dari 15.000 siswa yang berpotensi tidak tertampung di sekolah negeri. Abdul Harris menegaskan bahwa ketimpangan ini perlu diantisipasi secara serius oleh jajaran dinas terkait agar seluruh anak di Kota Bekasi tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

​Waspada Hantavirus dan Fasilitasi Haji

​Selain isu pendidikan, Pemkot Bekasi juga meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan temuan kasus hantavirus di Indonesia. Plh Wali Kota menginstruksikan Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas untuk bergerak cepat.

​”Segera perkuat langkah deteksi dini, sistem pelaporan, edukasi masyarakat, hingga koordinasi lintas sektor terkait pengendalian vektor dan kebersihan lingkungan,” tegasnya.

​Sementara itu, terkait pelayanan keagamaan, Pemkot Bekasi memastikan komitmennya untuk mendukung kelancaran ibadah haji 2026. Pemkot terus bersinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) serta Kementerian Haji dan Umrah guna memfasilitasi keberangkatan calon jemaah haji asal Kota Bekasi agar berjalan tertib dan lancar.

​Tren Positif Penurunan Angka Pengangguran

​Di akhir arahannya, Abdul Harris memaparkan capaian positif di sektor ekonomi. Angka pengangguran di Kota Bekasi dilaporkan turun menjadi 7,33 persen pada tahun 2026, dari yang sebelumnya berada di angka 7,83 persen pada tahun 2025.

​Meskipun menunjukkan tren positif, ia mengingatkan jajarannya untuk tidak lengah dan tetap fokus pada penyediaan lapangan kerja yang bermutu.

​”Ini perkembangan positif, namun harus diimbangi dengan penyediaan lapangan pekerjaan yang berkualitas. Kami mengharapkan sinergi dan kerja cepat seluruh jajaran demi pelayanan publik yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya. (Red)