Buka Musprov Inkindo, Wagub Sumsel Dorong Transformasi Digital Jasa Konstruksi

Jaringannasional.com [ PALEMBANG ] — Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, secara resmi membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sumsel yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang, Senin (25/5).

​Dalam momentum tersebut, Pemprov Sumsel mengajak seluruh jajaran konsultan untuk bersinergi menyukseskan Musyawarah Nasional (Munas) Inkindo yang akan diselenggarakan pada Desember 2026 mendatang, di mana Sumsel terpilih sebagai tuan rumah.

​Cik Ujang menegaskan bahwa berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022, Inkindo merupakan salah satu mitra strategis pemerintah dalam melakukan pembinaan di sektor jasa konstruksi.

​”Inkindo Sumsel saat ini menaungi 167 badan usaha. Perannya sangat krusial dalam mendongkrak profesionalisme dan mutu konstruksi agar berjalan selaras dengan Asta Cita Nasional serta Visi-Misi Sumsel 2025–2030,” ujar Cik Ujang dalam sambutannya.

​Ia juga mengimbau para pelaku industri konsultan di Sumsel untuk segera melakukan transformasi digital agar mampu menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.

​Musprov kali ini mengusung tema “Menjaga Profesionalitas Organisasi & Mensukseskan Munas Inkindo 2026”. Selain menjadi wadah untuk memilih jajaran kepengurusan baru periode 2026–2030, agenda ini menjadi langkah awal persiapan Sumsel mengukir sejarah baru sebagai pusat berkumpulnya para konsultan se-Indonesia pada akhir tahun nanti.

​Senada dengan Wagub, Ketua DPP Inkindo Sumsel, Ir. Erza Nandana Sembiring, bersama Ketua Umum Nasional Inkindo, Ir. Erie Heryadi, kompak menyerukan kepada seluruh anggota untuk menyatukan visi dan memberikan dukungan penuh demi menyukseskan agenda akbar nasional tersebut.

​Dihadiri Ratusan Pemilik Suara

​Acara yang dinakhodai oleh Ade Wawan selaku Ketua Panitia ini berlangsung kondusif dan penuh rasa persaudaraan. Berdasarkan laporan panitia, giat ini dihadiri oleh perwakilan dari 12 DPP Inkindo daerah serta 141 anggota yang memiliki hak suara sah untuk menentukan arah organisasi selama empat tahun ke depan. (Red)