Redam Kenakalan Remaja, Kolaborasi MABOX dan Shaduk Jotosh Guncang GOR Ki Mageti

Suasana Tarung jotos dan Mabok di gor ki Mageti

Jaringannasional.com [ ​MAGETAN ] – Guna menekan angka kenakalan remaja dan aksi balap liar atau perkelahian jalanan, komunitas Magetan Boxing (MABOX) berkolaborasi dengan ajang tarung bebas Shaduk Jotosh menggelar kompetisi resmi. Bertajuk “Magetan Boxing Shaduk Jotosh”, ajang tarung bebas ini sukses menggebrak GOR Ki Mageti pada Minggu (31/5/2026) malam.

​Acara ini digelar sebagai sarana positif bagi generasi muda di Kabupaten Magetan untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga beladiri secara resmi, terarah, dan di bawah pengawasan ketat.

​Penjabat Bupati Magetan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Drs. Welly Kristanto, M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia penyelenggara. Pemerintah daerah menilai, olahraga bela diri campuran (mixed martial arts) bukan sekadar adu fisik, melainkan media pembentukan karakter yang efektif.

​”Olahraga ini menanamkan nilai disiplin, keberanian, ketangguhan, strategi, dan rasa hormat kepada sesama. Kami berharap wadah dengan aturan jelas seperti ini mampu mengurangi potensi kenakalan remaja dan perkelahian jalanan,” ujar Welly menyampaikan pesan Bupati.

​Kepada para atlet yang berlaga memperebutkan sabuk gelar juara Shaduk Jotosh dan MABOX, Bupati berpesan agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi.

​Potensi Dongkrak Sport Tourism Magetan

​Melihat tingginya antusiasme peserta dan penonton yang memadati GOR Ki Mageti, kompetisi ini diproyeksikan tidak hanya menjadi hiburan lokal, tetapi juga magnet sport tourism (wisata olahraga). Pemerintah daerah berharap event ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah ke Magetan.

​Gelaran bergengsi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Plt. Ketua DPRD Magetan, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Dikpora Magetan, serta sang promotor Shaduk Jotosh, Bondan Gemoy.*red
​(Sumber: Prokopim)