JAKARTA, Jaringannasional.com — Ribuan kader Partai Gerakan Rakyat (PGR) memadati area kantor Kementerian Hukum RI di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026). Aksi tumpah ruah massa ini dilakukan guna mengawal proses pendaftaran legalitas dan badan hukum partai secara resmi.
Tak ketinggalan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat Kota Bekasi turut menerjunkan jajaran pengurus dan anggotanya untuk mengawal momen krusial tersebut.
”Kota Bekasi mengerahkan sekitar 100 anggota dan jajaran pengurus lengkap untuk ikut mengawal pendaftaran ini,” ujar Ketua DPD PGR Kota Bekasi, Nanang Kosim, di lokasi acara.
Optimisme DPD PGR Kota Bekasi
Didampingi Sekretaris DPD Fiesta Defi dan Bendahara DPD Martini, Nanang mengapresiasi kerja keras seluruh kader yang selama setahun terakhir berjibaku memenuhi persyaratan administratif pendaftaran.
”Alhamdulillah, hari yang kita tunggu-tunggu akhirnya tiba. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar dan Kementerian Hukum segera menerbitkan SK AHU pendirian Partai Gerakan Rakyat,” kata Nanang.
Ia optimistis, partai yang lahir dari aspirasi arus bawah ini dapat lolos menjadi peserta Pemilu mendatang dan menjadi salah satu kekuatan politik penting, khususnya di Kota Bekasi.
Konsolidasi Nasional dan Pengorbanan Kader
Pengawalan pendaftaran ini tidak hanya dihadiri kader dari Jabodetabek, tetapi juga perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari luar Pulau Jawa, seperti:
- DPW Sumatra Selatan
- DPW Jawa Barat & Jawa Tengah
- DPW Lampung
- DPW Kalimantan Timur

Dalam keterangan persnya, Ketua Umum DPP Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, mengonfirmasi bahwa pihak kementerian telah menyerahkan surat tanda terima pendaftaran resmi.
”Alhamdulillah, hari ini kita sudah menerima surat tanda terima pendaftaran. Berkas ini adalah buah dari pengorbanan seluruh kader selama hampir satu tahun dalam menyelesaikan persyaratan administratif dari Sabang sampai Merauke,” tegas Sahrin.
Sahrin menyampaikan apresiasi mendalam kepada pengurus di 38 DPW serta tingkatan DPD, DPC, hingga ranting di seluruh Indonesia. Menurutnya, proses pemenuhan berkas melintasi berbagai tingkatan birokrasi—mulai dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan, Kesbangpol Daerah, hingga Kantor Wilayah Kemenkum—bukanlah hal yang mudah.
”Partai ini adalah partai rakyat, bertumbuh dan berkembang dari bawah (bottom-up). Ini bukan partai milik satu orang atau golongan, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.
Target Lolos Verifikasi KPU dan Usung Anies Baswedan
Lebih lanjut, Sahrin mengingatkan para kader bahwa perjuangan belum selesai. Setelah mendapatkan SK Badan Hukum dari Kemenkum RI, partai harus bersiap menghadapi verifikasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
”Jika lolos menjadi peserta pemilu, kita berkomitmen mengusung Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilukada/Pilpres 2029 mendatang, serta memenangkan Partai Gerakan Rakyat,” pungkas Sahrin.
Prosesi pendaftaran diakhiri secara semarak dengan pertunjukan tarian tradisional Cakalale asal Maluku, di mana Sahrin Hamid turut serta menari bersama para kader. Usai kegiatan, massa membubarkan diri secara tertib dan kembali ke daerah masing-masing.
(Red/JN)












