Sosial  

Sinergitas PSM dan Puskesmas Pondok Gede, Lansia Rentan di Jatiwaringin Dapat Perhatian dan Penanganan Kesehatan.

oppo_48

Jaringannasional.com – Kota Bekasi.

Kepedulian terhadap warga rentan kembali ditunjukkan melalui sinergitas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Jatiwaringin bersama Puskesmas Pondok Gede.

Kolaborasi tersebut dilakukan setelah PSM menerima informasi dari masyarakat terkait kondisi dua warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan serius.

PSM Jatiwaringin mendapatkan laporan mengenai kondisi Ibu F dan Ibu P, dua lansia yang berada dalam kondisi rentan, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Keduanya diketahui mengalami keterbatasan aktivitas sehingga membutuhkan bantuan orang lain dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Ibu F diketahui mengalami kondisi yang membuat dirinya tidak dapat berjalan. Bahkan untuk menuju kamar kecil, ia membutuhkan perhatian dan pertolongan dari orang lain.

Saat ini Ibu F dirawat oleh cucunya yang juga berada dalam kondisi keterbatasan ekonomi. Sang cucu diketahui tidak memiliki kedua orang tua dan harus menyewa rumah untuk tempat tinggal mereka.

Sementara itu, Ibu P juga berada dalam kondisi yang tidak kalah memprihatinkan. Ia dirawat oleh kakak kandungnya yang juga tergolong rentan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga tersebut mengandalkan kemampuan dan penghasilan dari anak Ibu Siti yang juga seorang Single Parent Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian PSM Jatiwaringin.

Setelah melakukan asesmen langsung di lapangan, PSM menyampaikan hasil pendataan dan kondisi warga kepada Kasi Kesos Ibu Imas serta Lurah Jatiwaringin Hariri untuk mendapatkan tindak lanjut.Tidak berhenti pada pendataan, PSM Jatiwaringin selanjutnya melakukan koordinasi dengan Puskesmas Pondok Gede.

Hasil koordinasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan tindakan kesehatan terhadap kedua lansia tersebut.Pelayanan dan pendampingan dilakukan dengan melibatkan kader Posyandu Anyelir 2 RW 12, serta diketahui oleh pengurus lingkungan setempat, 18 Agustus 2026.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian bersama agar warga yang berada dalam kondisi rentan tidak luput dari perhatian pemerintah maupun lingkungan sosialnya.

Langkah ini menunjukkan bahwa peran PSM bukan sekadar melakukan pendataan, tetapi menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Informasi dari warga di lapangan dapat menjadi pintu masuk untuk memastikan kelompok rentan mendapatkan penanganan yang semestinya.

Sinergitas PSM, kelurahan, puskesmas, kader posyandu, dan pengurus lingkungan menjadi kekuatan penting dalam membangun sistem kepedulian sosial di tingkat masyarakat.

Dengan kepedulian yang bergerak cepat, warga rentan tidak hanya didata, tetapi juga didampingi dan diupayakan mendapatkan hak pelayanan kesehatan serta perhatian sosial yang layak.

YB