Raih Penghargaan Laporan Keuangan Ke-6, Disdukcapil Kota Bekasi Apresiasi Kinerja Tim dan Dukungan Wali Kota

​BEKASI | jaringannasional.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Disdukcapil berhasil memboyong penghargaan Juara 1 Pengelolaan Laporan Keuangan untuk kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecil.

​Penghargaan ini menjadi torehan manis bagi Disdukcapil Kota Bekasi karena merupakan penghargaan keenam yang diraih secara berturut-turut.

​Kepala Subbagian (Kasubbag) Keuangan Disdukcapil Kota Bekasi, Ninu Hindriani Astuti, SE, MA mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras dan soliditas seluruh tim dalam menyusun laporan keuangan yang akuntabel dan transparan.

​”Bahagia banget. Kebetulan ini adalah penghargaan keenam buat kita di tahun ketujuh saya bertugas di Disdukcapil Kota Bekasi,” ujar Ninu saat diwawancarai usai menerima penghargaan.

​Ninu menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan untuk kategori OPD dengan skala anggaran tertentu, di mana proses pengadaannya mencakup sistem pengadaan langsung hingga e-purchasing.

​”Ini penghargaan dinas, hasil kerja tim dalam menyusun laporan keuangan. Kami meraih juara kesatu untuk kategori OPD kecil,” tambahnya.

​Apresiasi dan Arahan Wali Kota Bekasi

​Keberhasilan para pengelola keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa terima kasih dan selamat kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah bekerja keras menyusun laporan keuangan perangkat daerah.

​”Saya ucapkan selamat buat para ASN yang hari ini diberikan tugas sebagai pembuat laporan keuangan. Mudah-mudahan bagi yang sudah terbiasa dapat terus dipertahankan, dan bagi yang baru, ini merupakan satu prestasi yang perlu terus ditingkatkan,” kata Tri Adhianto.

​Tak hanya kepada pengelola keuangan, Wali Kota Bekasi juga menyampaikan apresiasinya kepada para lurah yang telah menyelesaikan tugas-tugas kewilayahan dengan baik.

​Dorong Percepatan Pendataan Perlindungan Sosial

​Pada kesempatan yang sama, Tri Adhianto mengingatkan seluruh jajaran aparat pemerintah wilayah mengenai tugas strategis yang tengah berjalan, yakni pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Ia menegaskan bahwa ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyukseskan program pendataan ini.

​”Masih ada tugas terkait pendataan perlindungan sosial, dan ini wajib diisi. Saya minta BKPSDM untuk memantau agar aparatur kita bisa menjadi contoh untuk mengisi secara bersama-sama,” tegasnya.

​Ia membeberkan, hingga saat ini capaian pendataan baru menyentuh angka sekitar 16.000 hingga 17.000 data dari total target 800.000 sasaran yang harus diselesaikan.

​Guna menggenjot capaian tersebut, Wali Kota menginstruksikan para camat dan lurah untuk memantau progres berbasis persentase, mengingat target kuantitatif setiap wilayah berbeda-beda.

​”Saya minta setiap lurah dan camat untuk membuat persentase terkait capaian. Karena target yang dikejar masing-masing kecamatan dan kelurahan tentu berbeda, maka yang menjadi indikator utama adalah capaian persentasenya,” pungkas Tri Adhianto.

Red/Jn/nzr