BEKASI | jaringannasional.com — Pemerintah Kota Bekasi mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan inovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Final Lomba ASN Terbaik Kota Bekasi Tahun 2026 yang digelar di Aula Nonon Sonthanie, Gedung Kantor Wali Kota Bekasi, Rabu (28/10/2026).
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi para peserta yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, serta kemampuan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Menurut Tri, lomba ASN Terbaik tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk menentukan pegawai berprestasi. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana untuk membangun budaya kerja yang inovatif, meningkatkan kompetensi aparatur, dan mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik.
“Lomba ini bukan sekadar ajang untuk mencari yang terbaik, tetapi juga menjadi ruang bagi ASN untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi. Saya berharap semangat berprestasi ini dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, sehingga masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang semakin baik,” ujar Tri.
Ia menegaskan, aparatur pemerintah harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui gagasan serta terobosan yang memberikan manfaat nyata.
Tri juga mengingatkan bahwa pencapaian prestasi harus diimbangi dengan integritas dan tanggung jawab. Menurutnya, ASN tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus menjunjung etika, bekerja secara kolaboratif, dan menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK.
“ASN Kota Bekasi harus terus belajar, berani melakukan inovasi, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Prestasi yang diraih harus menjadi motivasi untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik,” katanya.
132 Peserta Ikuti Seleksi
Final Lomba ASN Terbaik Kota Bekasi 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada pegawai yang menunjukkan kinerja, dedikasi, integritas, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.
Pada tahap awal, kompetisi ini diikuti 132 peserta yang merupakan perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Setiap perangkat daerah mengirimkan tiga peserta untuk mengikuti kategori ASN Inovatif, ASN The Future Leader, dan ASN Inspiratif.
Setelah melewati tahapan seleksi, sebanyak 15 peserta berhasil melaju ke babak final untuk memperebutkan predikat ASN terbaik.
Penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri atas Prof. Dr. Sylvania Murni, S.H., M.Si., akademisi dari Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI; Dr. Irus Sudiyondo, praktisi dari Gerakan Hasil Indonesia Kompeten; serta Dr. Sahara Puspita W.H. Aroni, M.M., praktisi dari Dewan Kota Cerdas Kota Bekasi.
Keterlibatan akademisi dan praktisi dalam proses penilaian diharapkan dapat mendukung penilaian yang objektif terhadap kompetensi, kreativitas, dan potensi para peserta.
Bangun Budaya Kerja Berorientasi Pelayanan
Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang kompetitif secara sehat, berorientasi pada hasil, dan mengedepankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kompetisi tersebut, ASN diharapkan tidak hanya mengejar penghargaan, tetapi juga mampu menerapkan kemampuan dan inovasi yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Penguatan kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. ASN dituntut mampu beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan produktivitas, serta menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, Final Lomba ASN Terbaik 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya berprestasi sekaligus mendorong lahirnya aparatur yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.
Red/jn
dokpim












