BEKASI | jaringannasional.com — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong Gerakan Pramuka Kota Bekasi memperkuat pembinaan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan generasi muda. Ia juga menargetkan semakin banyak anggota Pramuka yang mampu meraih penghargaan Pramuka Garuda tingkat nasional.
Pesan tersebut disampaikan Tri Adhianto selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bekasi saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kota Bekasi ke-7, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan itu dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bekasi Ade Puspitasari, perwakilan Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat Baim, serta jajaran pengurus dan pimpinan kwartir cabang.
Dalam arahannya, Tri menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus mampu menjawab tantangan perkembangan zaman dengan mempersiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat sekaligus berdaya saing.
Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Pramuka harus menjadi wadah pembentukan kepribadian yang menanamkan nilai disiplin, kemandirian, kepemimpinan, dan tanggung jawab sejak usia dini.
Pembinaan tersebut, kata dia, perlu dilakukan secara berkesinambungan mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Disiplin Menjadi Fondasi Pembentukan Karakter
Tri menekankan bahwa kedisiplinan merupakan salah satu kunci untuk membentuk pribadi yang bertanggung jawab. Karena itu, anggota Pramuka perlu dibiasakan menaati aturan, menjalankan kewajiban, serta menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh, termasuk ketika menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.
Ia menilai, proses pendidikan harus mampu mengajarkan anak-anak memahami konsekuensi dari setiap pilihan dan membangun kebiasaan untuk tetap menjalankan tanggung jawab.
“Karena disiplin adalah mengerjakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Walaupun pada saat sesungguhnya itu dimulai harus dengan dipaksa, harus terpaksa, karena mereka harusnya hari ini tidak punya pilihan lain. Kita lah yang mengajarkan mereka untuk membuat pilihan-pilihan itu,” ujar Tri.
Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya diterapkan saat mengikuti latihan kepramukaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Untuk mewujudkan hal itu, para pembina dan pengurus Pramuka diminta memberikan pendampingan secara konsisten agar potensi anggota dapat berkembang secara optimal.
Dorong Anggota Raih Pramuka Garuda Nasional
Selain pembentukan karakter, Tri menaruh perhatian pada peningkatan prestasi anggota Pramuka Kota Bekasi. Salah satu sasaran yang didorong ialah bertambahnya anggota yang berhasil meraih penghargaan Pramuka Garuda tingkat nasional.
Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sekadar memperoleh penghargaan, melainkan menjadi bukti atas proses pembinaan, ketekunan, keterampilan, pengabdian, serta komitmen anggota dalam memenuhi persyaratan kecakapan kepramukaan.
Karena itu, anggota Pramuka perlu memperoleh motivasi dan kesempatan yang memadai untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan potensi masing-masing.
Tri juga mendorong pola pembinaan berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, hingga nasional. Dengan pembinaan yang terarah, anggota Pramuka diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengikuti kegiatan berskala besar, termasuk jambore internasional.
Ia menilai pengalaman tersebut penting untuk memperluas wawasan, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan kemampuan generasi muda dalam berinteraksi dan berkompetisi di lingkungan yang lebih luas.
Sejalan dengan itu, Tri menegaskan pentingnya penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, serta penguatan kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat internasional.
Apresiasi Capaian Kwarcab Kota Bekasi
Dalam kesempatan tersebut, Tri turut mengapresiasi capaian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bekasi yang dinilai sebagai salah satu kwartir cabang terbaik di wilayah Purwasuka, meliputi Purwakarta, Subang, Karawang, dan Bekasi.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran organisasi untuk meningkatkan kualitas program kerja, memperkuat pembinaan, dan mendorong prestasi anggota secara berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan pembinaan yang terbuka bagi gagasan dan kreativitas generasi muda.
Tri meminta para pembina dan pengurus memberikan ruang kepada anggota Pramuka untuk berani menyampaikan pendapat, mengemukakan ide, serta mengembangkan kemampuan diri.
Menurutnya, keberanian berbicara dan menyampaikan gagasan atau speak up merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan diri dan jiwa kepemimpinan generasi muda.
Melalui Muscab ke-7, Gerakan Pramuka Kota Bekasi diharapkan semakin solid dalam merumuskan program pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
Dengan demikian, Pramuka tidak hanya menjadi wadah pengembangan keterampilan, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, mandiri, berkarakter, berprestasi, serta siap mengemban tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
(Redaksi/JN)












