Jaringanmasional.com [ MANOKWARI ] – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Satuan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam XVIII/Kasuari. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Makodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Rabu (28/1/2026).
Momentum ini menandai penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur kepemimpinan di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari guna memastikan roda organisasi TNI Angkatan Darat berjalan efektif dan berkelanjutan di tanah Papua Barat.
Baca juga : Kabar Militer
Dalam amanatnya, Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa pergantian jabatan adalah bagian integral dari pembinaan personel.
”Setiap pergantian kepemimpinan harus dimaknai sebagai proses penyegaran organisasi sekaligus upaya peningkatan kualitas kepemimpinan. Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan tugas dan memperkuat soliditas organisasi,” ujar Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru.
Selain sertijab perwira menengah, kegiatan ini juga merangkai prosesi penyegaran kepengurusan Persit Kartika Chandra Kirana PD XVIII/Kasuari, sebagai wujud dukungan total keluarga besar TNI AD terhadap pelaksanaan tugas suami.
Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan adalah sebagai berikut: Pejabat lama, Kol Inf Hasan ( Asisten perencanaan ), Kol Czi C.Jumei ( Asisten logistik ), Kol Inf Arens A. ( Dandenma ), Kol Ctp Arif ( Katopdam ), Kol Com R.Jabar ( Danpomdam )
Kepada para pejabat baru, yakni Kolonel Arh Faris Kurniawan, S.S.T., M.T., Kolonel Czi Hendro Edi Busono, Letkol Inf Agustinus Tantjoan Ninu, Kolonel Ctp Cahyono, M.Si.(Han)., serta Letkol Cpm Robbi A.S.,
Pangdam memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasi dan loyalitas yang luar biasa selama bertugas. Kepada para pejabat baru, Pangdam memberikan instruksi tegas mengenai standar kedisiplinan prajurit.
Baca juga : Satgas Yonif 410/Alugoro Turun Tangan Atasi Keterbatasan Tenaga Pengajar di Papua Barat
Pangdam menekankan prinsip Zero Tolerance terhadap setiap bentuk pelanggaran. Pejabat baru diminta untuk menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan pengawasan melekat terhadap satuan masing-masing.
”Sinergi antara pimpinan, prajurit, serta keluarga besar Persit adalah kekuatan moral utama kita. Teruslah tingkatkan kualitas diri dan loyalitas untuk mendukung pembangunan serta memperkokoh kepercayaan rakyat kepada TNI AD,” pungkas Pangdam. (Npm)












