Atasi Banjir hingga Sampah, DPRD dan Pemkot Bekasi Sepakati Pokir Tahun 2026

Jaringannasional.com [ BEKASI ] – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pidato pimpinan DPRD serta penandatanganan kesepakatan antara legislatif dan eksekutif untuk Tahun Anggaran 2026. Rapat yang berlangsung pada Rabu (18/2/2026) ini menjadi momentum penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan APBD mendatang.

​Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Puspa Yani, S.Pd. (Fraksi Gerindra), dan dihadiri oleh 36 anggota dewan secara fisik, sementara 7 anggota berizin, dan 5 anggota lainnya berhalangan hadir. Turut hadir Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, beserta seluruh jajaran SKPD dan perwakilan ormas.

​Dalam laporannya, Ketua DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan, RS, S.IP., M.H., menekankan bahwa hasil reses anggota dewan akan menjadi bahan utama penyusunan Pokok Pikiran (Pokir). DPRD berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara serius, terutama pada isu-isu krusial di perbatasan.

  1. ​Penanganan Banjir: DPRD menyoroti masalah banjir di wilayah Medan Satria yang berbatasan dengan Kabupaten Bekasi. Dewan mendorong adanya kerjasama konkret antar-daerah untuk normalisasi sungai dan pembangunan turap.
  2. Pengelolaan Sampah: Terbatasnya armada truk sampah menjadi catatan penting. DPRD mengusulkan penambahan unit demi mewujudkan visi Bekasi yang bersih dan rapi.
  3. ​Transparansi PTSL: Terkait program sertifikasi tanah (PTSL), DPRD meminta adanya pemerataan dan transparansi data agar tidak terjadi ketimpangan antarwilayah.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyambut baik sinergi yang terjalin. Ia membanggakan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK Kota Bekasi yang mencapai 94 sekian, salah satu yang tertinggi di Jawa Barat.

​”Ini membuktikan komunikasi antara legislatif dan eksekutif berjalan sangat baik, sehingga proses perencanaan dan penetapan APBD bisa dilakukan tepat waktu tanpa keterlambatan,” ujar Tri Adhianto.

​Tri juga memaparkan sejumlah capaian infrastruktur yang kini sudah dinikmati warga, di antaranya:

  1. Perbaikan Jalan Nonon Sontani (Bekasi Timur): Yang sebelumnya sering dikeluhkan di media sosial karena kerusakan dan potensi kecelakaan.
  2. Jalan I Gusti Ngurah Rai: Serta perbaikan di wilayah Jatiasih, Jampang, dan Somprak.
  3. ​Akselerasi Pembangunan: Total terdapat sekitar 30 kegiatan perbaikan infrastruktur yang berhasil diselesaikan lebih cepat.

​Menutup pidatonya, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk terus mengoptimalkan pendapatan dan melakukan efisiensi pengeluaran. Mengingat waktu yang mendekati bulan suci, Tri Adhianto juga memberikan ucapan selamat menyambut Ramadan melalui sebuah pantun:

“Jalan-jalan ke Pasar Baru, singgah sebentar membeli kurma. Selamat datang bulan penuh berkah, mari berpuasa dengan penuh cinta.”

​Rapat paripurna diakhiri dengan pembacaan doa oleh perwakilan Kemenag Kota Bekasi sebagai simbol harapan agar pembangunan di tahun 2026 membawa keberkahan bagi seluruh warga Kota Patriot.(Npm)