Jaringan nasional.com [ PALEMBANG ] – Ada pemandangan berbeda di Rumah Dinas Tasik, Jumat (20/2/2026). Bukannya pesta pora, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa–Prima Salam (RDPS), justru memilih bersimpuh bersama 500 anak yatim untuk mensyukuri satu tahun masa pengabdian mereka.
Bagi Ratu Dewa, angka-angka statistik keberhasilan hanyalah angka mati tanpa keberkahan. Ia meyakini bahwa ketulusan doa anak yatim adalah kunci di balik lancarnya roda pemerintahan selama setahun terakhir. “Kami meyakini ketulusan doa mereka diijabah Allah SWT,” ujarnya haru.
Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi simbol bahwa kepemimpinan RDPS ingin tetap berpijak pada nilai-nilai kepedulian sosial di tengah upaya ambisius membangun metropolis Palembang.
Duet Ratu Dewa dan Prima Salam (RDPS) membuktikan komitmennya dalam satu tahun kepemimpinan melalui capaian data yang impresif. Berdasarkan rilis terbaru BPS, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang meroket menjadi 83,27%, naik dari sebelumnya 82%.
Tak hanya itu, intervensi kebijakan ekonomi RDPS juga berhasil menekan angka kemiskinan secara signifikan dari digit 10% menjadi 9,04%. Dalam acara refleksi satu tahun kepemimpinan di Rumah Dinas Tasik (20/2), Ratu Dewa menegaskan bahwa tren positif ini adalah hasil dari “kerja dengan hati”.
Meskipun capaian ini tergolong tinggi, Dewa mengakui masih ada celah yang harus diperbaiki di empat tahun sisa masa jabatannya, terutama dalam sinkronisasi program hingga ke tingkat RT
Ratu Dewa Di hadapan jajaran OPD, ia secara tegas menolak mengklaim berbagai prestasi pembangunan sebagai milik pribadi atau pasangan RDPS semata.
”Keberhasilan ini bukan hanya RDPS, tetapi berkat dukungan Pak Sekda, seluruh OPD, hingga garda terdepan kami yakni Ketua RT, Lurah, dan Camat,” tegas Dewa.
Pernyataan ini mengirimkan sinyal kuat tentang soliditas birokrasi di bawah komandonya. Dengan mengedepankan prinsip kerja kolektif, Dewa berharap koordinasi antar-lini semakin tajam guna menuntaskan pekerjaan rumah pembangunan yang masih tersisa di tahun-tahun mendatang.(DNL)












