Jaringannasional.com [ JAKARTA ] – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan jenazah almarhum Prof. Dr. Juwono Sudarsono di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), Jakarta Pusat, Minggu (29/03/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara kepada sosok begawan diplomasi dan pertahanan yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI pada periode 1999–2000 dan 2004–2009.
Prosesi Khidmat di Ruang Hening
Sebelum upacara dimulai, jenazah almarhum terlebih dahulu disemayamkan di Ruang Hening Kemenhan RI. Lokasi ini dipilih secara simbolis sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi luar biasa almarhum dalam meletakkan fondasi pertahanan nasional yang modern dan profesional.
Upacara pelepasan jenazah dilakukan dengan upacara militer penuh kekhidmatan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Wakil Menteri Pertahanan RI, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P. Dalam suasana duka tersebut, Pangkormar bersama sejumlah pejabat tinggi negara memberikan penghormatan terakhir di depan peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah tokoh penting turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, di antaranya:
- Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
- Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
- Para Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Pertahanan.
- Petinggi TNI dari tiga matra (AD, AL, AU) wilayah Jakarta.
Kehadiran para tokoh bangsa ini menegaskan betapa besarnya jasa Prof. Dr. Juwono Sudarsono bagi kedaulatan Indonesia, terutama dalam menjembatani hubungan sipil-militer serta memperkuat diplomasi pertahanan di kancah internasional.
Usai prosesi di Kemenhan RI, jenazah diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Almarhum dimakamkan melalui upacara pemakaman militer sebagai bentuk apresiasi atas seluruh dharma bakti dan pengabdiannya yang tak terhingga kepada bangsa dan negara.
Kepergian Prof. Dr. Juwono Sudarsono meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan dunia akademik Indonesia. Beliau dikenal bukan hanya sebagai pejabat publik yang berintegritas, tetapi juga sebagai guru besar yang menginspirasi banyak generasi dalam bidang ilmu politik dan pertahanan.
Sumber: Dispen AL
Editor : Npm jarnas












