Atasi Banjir dan Macet, BAM DPR RI Dorong Rekayasa Sosial di Palembang

Kujungan kerja BAM DPR RI di kota Pelembang Minggu 14 /6/2026. (Photo humas DPR RI)

PALEMBANG, JARINGANNASIONAL.COM – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menggelar kunjungan kerja spesifik ke Kota Palembang, Sumatra Selatan, pada Minggu (14/6/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga serta mencari solusi konkret terkait tantangan tata kelola perkotaan, khususnya persoalan banjir dan kemacetan lalu lintas yang masih menjadi keluhan utama masyarakat.

​Dalam pertemuan yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, akademisi, warga, hingga komunitas lingkungan tersebut, Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan menekankan pentingnya pendekatan holistik dan pembangunan kesadaran lingkungan yang dimulai dari masyarakat itu sendiri.

​Menurut pria yang akrab disapa Aher ini, infrastruktur fisik saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan perubahan perilaku sosial.

​”Kita mendorong Kota Palembang untuk membuat rekayasa sosial. Di mana masyarakat pikirannya anti-banjir seluruhnya. Sehingga perilaku apapun yang berdampak pada banjir ditinggalkan,” tegas Ahmad Heryawan di Palembang, Minggu (14/6/2026).

​Melalui rekayasa sosial tersebut, diharapkan tercipta kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan perkotaan secara berkelanjutan, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga saluran air.

​BAM DPR RI memastikan bahwa seluruh aspirasi, masukan, dan data yang dihimpun dari berbagai elemen di Palembang tidak akan berhenti di meja diskusi.

​Hasil dari kunjungan kerja spesifik ini akan segera ditindaklanjuti dan diteruskan ke komisi-komisi terkait di DPR RI untuk masuk ke dalam ranah kebijakan pusat.

​”Harapannya, temuan ini dapat dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang kuat demi arah pembangunan Palembang yang lancar dan berkelanjutan,” pungkasnya. Langkah ini diharapkan mampu mengurai benang kusut problem tata kelola kota dan memberikan kenyamanan jangka panjang bagi warga Bumi Sriwijaya. (Red/JN ), (DPR)