YOGYAKARTA | jaringannasional.com — Majelis Syura Partai Ummat secara resmi menerima pengunduran diri Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat, Ridho Rahmadi, dan Sekretaris Jenderal, Taufik Hidayat. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Majelis Syura ke-8 yang berlangsung pada Rabu (26/8/2026).
Sebagai langkah perombakan struktural dan menjaga ritme organisasi, Majelis Syura menunjuk Ir. H. Ansufri ID Sambo (Sekretaris Majelis Syura) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Ummat, serta Muhammad Sadiq sebagai Plt Sekretaris Jenderal.
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Dr. M. Amien Rais, M.A., mengonfirmasi penetapan keputusan tersebut. Penerimaan pengunduran diri pimpinan eksekutif merujuk pada ketentuan Bab VII Pasal 14 ayat (1) Anggaran Dasar Partai Ummat.
”Langkah ini diambil secara kolektif untuk memastikan gerak partai menjadi lebih dinamis dan responsif. Transisi ini merupakan perputaran roda organisasi biasa demi penyegaran berkepanjangan serta pembagian beban kerja di tingkat pusat,” demikian isi siaran pers resmi Majelis Syura Partai Ummat, Kamis (27/8/2026).
Meski melepaskan jabatannya sebagai Ketua Umum dan Sekjen, Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat dipastikan tetap aktif dalam kepengurusan struktural partai dengan formasi penugasan baru.
Majelis Syura menugaskan jajaran Plt DPP Partai Ummat yang baru untuk segera melakukan konsolidasi organisasi di tingkat nasional. Selain itu, pengurus transisi juga diminta segera mendaftarkan perubahan administratif kepengurusan ini ke Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia agar mendapatkan pengesahan secara legal formal.
Seluruh pengurus daerah dan kader Partai Ummat diimbau untuk tetap solid, fokus menjalankan program kerja, serta mendukung kepemimpinan transisi yang sah demi mengawal visi menegakkan keadilan dan memberantas kezaliman.(Red/JN)*













